Waroeng SS Distribusikan Air Bersih Bersama ACT DIY

Waroeng SS mendistribusikan air bersih bersama ACT DIY. - Istimewa
09 Oktober 2019 18:47 WIB MediaDigital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Belum turunnya hujan hingga pekan kedua Oktober akhirnya direspons Waroeng SS (Spesial Sambal) dengan melakukan distribusi air bersih di beberapa wilayah di DIY, Rabu (9/10/2019).

Dari total 170 tangki air bersih yang di distribusikan Waroeng SS, sebanyak 30 tangki tengah didisalurkan di dua Kabupaten, yakni Kulonprogo dan Bantul. Dalam pelaksanannya droping air berkolaborasi bersama lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY.

Kepala Humas dan CSR Waroeng SS, Widi Atmoyo mengatakan warung tersebut memiliki ada program Gengam Jemari untuk Indonesia, 170 Tangki untuk Desaku. Lewat program tersebut SS ingin turut andil dalam mengatasi kekeringan yang melanda pulau jawa, program droping air ini dilakukan di daerah-daerah kekeringan yang kebetulan ada cabang Waroeng SS, seperti di Malang, Solo, Semarang serta DIY dengan total 170 tangki air bersih.

“Untuk DIY, seperti kita tahu kekeringan tengah melanda tiga kabupaten yakni Gunungkidul, Bantul, dan Kulonprogo, kami ingin membantu Kabupaten Bantul dan Kulonprogo, karena selama ini ketika terjadi kekeringan dua kabupaten tersebut jarang terekspose, makanya kami ingin angkat dan bantu permasalahan air bersih di sana,” terang Widi.

Ia melanjutkan, adanya bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang saat ini sedang dilanda musibah kekeringan, yang kedua kita ingin menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial bagi para karyawan SS.

“Di Bantul distribusi air bersih disalurkan di tiga kecamatan yakni Kecamatan Dlingo, Imogiri dan Pleret, untuk di Kabupaten Kulon Progo distribusi dilakukan di Kecamatan Kalibawang, Samigaluh dan Kokap,” imbuh Widi.

Sementara itu Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto menyampaikan lembaganya turut mengapresiasi kepedulian SS yang telah banyak membantu mengatasi bencana kekeringan utamanya di DIY.

“Sebagai mitra dekat ACT, kami berharap kolaborasi seperti ini terus berjalan supaya bencana kekeringan ini lekas teratasi, kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama turut peduli atas musibah kekeringan yang melanda DIY dan sekitarnya,” terang Bagus. (*)