Kraton Jogja Larang Acara Muslim United di Masjid Gedhe Kauman, Begini Kata Ketum PP Muhammadiyah

Haedar Nashir. - ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
10 Oktober 2019 19:17 WIB Rahmat Jiwandono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir angkat bicara ihwal penolakan Kraton Jogja terhadap acara Muslim United yang digelar di kompleks Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja.

Acara yang bakal digelar Jumat hingga Minggu (11-13/10/2019) itu rencananya bakal menghadirkan sejumlah tokoh kondang seperti ustaz Abdul Somas (UAS), Felix Siauw dan sejumlah tokoh lainnya.

Haedar Nashir mengaku menghargai setiap pilihan kebijakan, ketika kebijakan itu diambil untuk menjaga keutuhan masyarakat.

"Yang perlu dilakukan sosialisasi dan dialog agar orang-orang paham. Tapi kelompok politik, sosial, dan agama harus semakin dewasa," jelas Haedar, Kamis (10/10/2019).

Haedar juga mengusulkan ke depan adanya regulasi yang mengatur konten apa yang boleh dan tidak boleh disampaikan di masjid maupun kampus menyusul munculnya sejumlah pelarangan kegiatan di Jogja. Selain pelarangan kegiatan Muslim United di Masjid Gedhe Kauman, juga ada pelarangan kuliah umum di masjid UGM yang menghadirkan ustaz Abdul Somad.

"Regulasi kaitannya dalam konsolidasi demokrasi di kampus ataupun masjid bersifat objektif sehingga rambu-rambunya jelas," kata Haedar Nashir, seusai acara kuliah kebangsaan di Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa).