RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Salah satu pertunjukan yang ditampilkan dalam Lolafest di kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan, Dlingo, Bantul, Sabtu (12/10/2019)./Istimewa-Dispar DIY
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mangunan menggelar pertunjukan musik dan komedi bertajuk Love & Laugh TogetGERR FORester atau Lolafest di kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan, Kecamatan Dlingo, Sabtu (12/10/2019). Acara tersebut dinilai sukses menghadirkan ratusan wisatawan.
“Ada lebih dari 200 pengunjung yang datang, bahkan semakin malam penonton semakin banyak,” kata Pegiat Wisata Mangunan, Purwo Harsono.
Acara tersebut terbagi dalam dua sesi, yakni pukul 14.00 WIB sampai 17.20 WIB dan pukul 19.00 WIB sampai 24.00 WIB. Acara tersebut menampilkan sejumlah komedian dan musisi lokal DIY. Sejak awal pertunjukan pengunjung diajak untuk tertawa dengan tingkah para komedian dan musisi, seperti pertunjukan band humor Sastromoeni yang membawakan lagu dengan lirik yang digabung antara satu lagu dan lagu lainnya.
Tidak heran jika yang ditampilkan grup musik humor didirikan pada 1987 mampu membuat penonton terhibur. Pertunjukan kedua dilanjutkan dengan band humor Suara Rotan.
Pertunjukan dilanjutkan oleh sejumlah komedian da musisi, di antaranya Marwoto Kewer, Novi Kaloer, Yu Beruk, Trinil, Hergi Sundari, Dibyo Primus, Joned, Sihono, TereShotil, Sri Rejeki, Produk Gagah.
Tidak hanya banyolan dan musik, namun penonton juga dibawa dalam suasana romantisme dengan pertunjukan bintang tamu Cakra Khan dan Ade Govinda.
Kepala Bidang Pengembngan Destinasi Dispar DIY, Aria Nugrahadi mengatakan pertunjukan musik dan komedi bertajuk Love & Laugh TogetGERR FORester merupakan pertunjukan lanjutan dari sebelum-sebelumnya yang digelar di objek wisata alam sekitar Mangunan.
Pertunjukan itu merupakan bagian dari pengembangan destinasi wisata. Ia mengatakan pengembangan destinasi wisata tidak lepas dari atraksi kesenian dan budaya, dan berbagai pertunjukan yang unik untuk menggaet pengunjung.
Untuk menghadirkan pertunjukan juga tidak perlu harus jauh-jauh mengundang artis, namun memanfaatkan seniman, budayawan, dan komedian, dan musisi lokal DIY, “Jogja kan gudangnya musikus dan komedian serta dagelan mataram. Sambil menghidupkan kembali dagelan mataram sekaligus meramaikan destinasi wisata dapat kami konsep dalam Lolafest.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.
Persijap Jepara vs Borneo FC pada pekan kedua Super League 2026/27. Simak kondisi kedua tim dan prediksi pertandingannya.