Mahfud MD Dikabarkan Jadi Menteri Jokowi, Begini Kata Rektor UII Jogja

Mahfud MD saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (4/6/2019).- Harian Jogja - Yogi Anugrah
21 Oktober 2019 18:37 WIB Rahmat Jiwandono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dikabarkan terpilih sebagai menteri di Kabinet Kerja Jilid II pemerintahan Presiden Joko Widodo. 

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Fathul Wahid, berharap masuknya alumni UII itu ke jajaran kabinet bisa berkontribusi kepada pemberantasan korupsi, penegakkan hukum yang lebih adil dan tidak pandang bulu, menuntaskan kasus-kasus kekerasan dan HAM serta menjaga kerukunan umat beragama.

"Semoga hal itu bisa ditingkatkan dalam waktu lima tahun ke depan," ujarnya pada Senin (21/10/2019).

Fathul mengatakan Mahfud MD yang merupakan guru besar Fakultas Hukum (FH) UII bisa berkontribusi terhadap pembangunan bangsa ke arah yang lebih baik. "Kami dukung sepenuhnya," katanya.

Menurut dia, kritik yang ditujukan kepada pemerintah akhir-akhir ini cenderung direspons secara reaktif. Selain itu, kekuasaan kata dia hanya bertumpuk pada kelompok-kelompok tertentu yang jumlahnya segelintir. 

"Jangan sampai oligarki ada di tangan partai-partai saja," ungkapnya. 

Ia tidak meragukan rekam jejak Mahfud MD. Meski demikian, jika sudah dilantik menjadi menteri, masyarakat akan mengawal kinerjanya. 

Ia berharap Mahfud MD mampu menjaga amanah dengan baik dan mengutamakan kepentingan bangsa. 

Disinggung mengenai jabatan apa yang cocok bagi Mahfud MD, Fathul enggan memberikan tanggapan terkait hal tersebut. "Saya tidak bisa memberikan jawaban soal itu," kata dia.