Advertisement
Kemarau, Sejumlah Objek Wisata Air di Gunungkidul Kering
Embung Nglanggeran di Desa Nglanggerang mengering karena air disedot untuk menyirami tanaman buah di lokasi sekitar. Foto diambil beberapa waktu lalu. - Ist/pengelola wisata Nglanggeran.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kemarau panjang yang melanda wilayah Gunungkidul berdampak pada angka kunjungan wisatawan di objek wisata air. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Asty Wijayanti, menyatakan beberapa objek wisata yang terdampak di antaranya Embung Nglanggeran, Embung Batara Sriten serta beberapa objek wisata air yang mengandalkan pasokan air hujan.
"Saat musim kemarau seperti saat itu otomatis embung yang mengandalkan air hujan menjadi kering," kata Asty saat ditemui Harian Jogja, Minggu (20/10/2019).
Advertisement
Meski angka wisatawan yang berkunjung ke objek wisata air seperti Embung Nglanggeran merosot, secara umum jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul tetap stabil. "Objek wisata lain seperti wisata pantai dan wisata minat khusus sepertu Gua Pindul dan Kalisuci tidak terpengaruh, jumlah wisatawan tetap banyak," ujarnya.
Menurut Asty, masa low season liburan juga berpengaruh dengan angka kunjungan wisatawan. Meski demikian, jajarannya berharap jumlah wisatawan bakal melonjak saat libur akhir tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kapolri Imbau Pemudik Lebaran 2026 Jangan Memaksakan Berkendara
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Imsak, Subuh hingga Buka Puasa Jogja Sabtu 14 Maret 2026
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 14 Maret 2026 dari Palur hingga Tugu
- Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 14 Maret 2026 dari Tugu ke Palur
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 14 Maret 2026
- Jadwal KA Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 14 Maret 2026, Cek Rutenya
Advertisement
Advertisement







