Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Para pengrawit tengah tampil dalam rangkaian upacara adat Baritan Mur Sinung di Dusun Taruban Kulon, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Minggu (20/10/2019).-Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga Dusun Taruban Kulon, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo menyelenggarakan upacara adat Baritan Mur Sinung. Tradisi yang rutin digelar tiap bulan Sapar berdasarkan penanggalan Jawa itu bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan hasil bumi dan juga sebagai media untuk memanjatkan doa keselamatan.
“Hikmahnya masyarakat bisa tenteram dan apa yang dicita-citakan tercapai,” ungkap Ketua Pelaksana Upacara Adat Baritan, Dusun Taruban Kulon, Sugiman, di sela-sela kegiatan, Minggu (20/10/2019). Dia menerangkan kegiatan itu sama seperti sedekah bumi.
Warga berkumpul di satu titik dan berdoa bersama. Setelah itu membagikan sedekah ke masyarakat. Seusai membagikan sedekah warga akan pulang membawa berkat. Kepulangan itu lantas diberi nama Baritan atau bali irit iritan. Dalam bahasa Indonesia artinya pulang beriringan.
Ketua Umum Upacara Adat Baritan, Dusun Taruban Kulon, Wakit Surahman, mengatakan Baritan Mur Sinung dilaksanakan selama sepekan. Diawali prosesi pembersihan dua sendang yang ada di dusun tersebut, yakni Sendang Mur Sinung dan Ngipik Sari pada Minggu (13/10). Kemudian dilanjutkan Tahlilan, Mujahadah, dan penampilan Kesenian Islami Dhiba\' Becike Rukun pada Sabtu (19/10).
Pada Minggu (20/10), acara diisi pentas Karawitan Laras Wiromo, Kendhuri dan Dhahar Kembul, Bregada Ronggo Jayan, dan Kesenian Oglek Sinung Budoyo. Kegiatan ini ditutup Pagelaran wayang Golek berlakon Sugriwa Subali dengan Dalang Ki Haryanto A. Juwono.
Wakit mengatakan kegiatan ini bukan hanya untuk menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan. Lebih dari itu, ini sebagai upaya melestarikan tradisi leluhur. Ditambah pengenalan seni tradisional kepada generasi muda khususnya anak-anak di Dusun Taruban Kulon.
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dispar DIY Wardoyo mengatakan jawatannya memberi bantuan dari Dana Keistimewaan DIY dalam penyelenggaraan itu. Selain di Taruban Kulon, danais juga disalurkan ke daerah-daerah lain di DIY yang berpotensi untuk dikembangkan wisata budayanya.
Diharapkan bantuan tersebut bisa menjadi sebuah kekuatan untuk kemajuan wisata. Namun, penguatan wisata tak bisa hanya mengandalkan bantuan dari Pemerintah Daerah DIY. Perlu ada sinergitas dengan kabupaten dan kota di DIY. (Jalu Rahman Dewantara)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 dibuka di Manding, Gilangharjo, dan Wukirsari. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.