RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Salah satu kelompok santri menampilkan atraksinya dalam Kirab Budaya Nusantara yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional di Lapangan Paseban, Bantul, Selasa (22/10/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Lebih dari 15.000 santri dari berbagai pondok pesantren di Bantul mengikuti Kirab Budaya Nusantara yang dipusatkan di Lapangan Paseban, Kecamatan Bantul, Selasa (22/10/2019). Sebelum kirab dimulai, para santri mengikuti apel besar Peringatan Hari Santri Nasional di lapangan setempat.
Selain santri, apel Hari Santri Nasional ini juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Bantul, Suharsono dan Abdul Halim Muslih; Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi; Komandan Kodim 0729 Bantul Didi Carsidi; dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul.
Dalam kirab yang dimulai dari Lapangan Paseban sampai Masjid Agung Bantul tersebut, masing-masing perwakilan pondok pesantren menampilkan kreasinya dalam bentuk kostum maupun gerakan yang atraktif. Kirab. Prosesi kirab tersebut juga mengundang perhatian masyarakat untuk menyaksikan dari jarak dekat di sepanjang jalur kirab.
Ketua Panitia Hari Santri Nasional Bantul, Atthobari mengatakan kirab itu diikuti lebih dari 15.000 santri dari 80 pondok pesantren. Tak hanya itu, beberapa siswa, baik dari sekolah umum madrasah sanawiah dan madrasah aliah juga ikut terlibat. “Ada juga komunitas pengajian ibu-ibu,” kata dia saat ditemui di sela-sela acara.
Rangkaian Hari Santri di Bantul, kata dia, sudah dimulai sejak pekan lalu. Sejumlah kegiatan digelar, di antaranya bersih sungai, reresik pasar tradisional, serta ziarah ke makam para kiai. "Selama tiga hari ke depan ada Santri Ekspo dan Festival Santri yang dipusatkan di Pesantren An-Nur Ngrukem, Kecamatan Sewon. Dalam festival ini tiap pondok pesanten akan menunjukan potensinya untuk menggaet calon santri," kata Atthobari.
Bupati Bantul Suharsono mengatakan isu perdamaian dunia menjadi tema dalam Hari Santri Tahun ini sangat cocok karena pesantren merupakan tempat mengajarkan Islam yang rahmatan lilalamin dan perlu disebarluaskan di seluruh penjuru dunia.
Hari Santri tahun ini, kata dia, juga terasa istimewa dengan terbitnyas Undang-Undang No.18/2019 tentang Pesantren. Undang-undang tersebut memastikan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pengembangan pendidikan, namun juga sebagai lembaga dakwah dan lemaga pemerdayaan masyarakat. “Melalui undang-undang itu, tamatan pesantren kini bisa setara dengan lulusan sekolah umum,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Veda Ega Pratama bangkit dari posisi ke-15 dan finis kelima di FP2 Moto3 San Marino 2026. Brian Uriarte menjadi yang tercepat.
Memetri Kaistimewan menandai 14 tahun UUK DIY dengan kegiatan budaya, edukasi, dan kolaborasi agar nilai keistimewaan dekat dengan masyarakat.
Jadwal bola malam ini 12-13 September 2026: Persija vs Persib, Liverpool vs Fulham, Arsenal, AC Milan, Real Madrid vs Rayo Vallecano.
Astra Financial memperkuat literasi keuangan UMKM DIY agar lebih tertib mengelola arus kas dan siap mengakses pembiayaan resmi.
Persija vs Persib di SUGBK, Sabtu 12 September 2026 pukul 15.30 WIB. Simak susunan pemain resmi, formasi, dan rekor pertemuan terakhir.