Pria di Sentolo Tabrakkan Diri ke Kereta Api, Beberapa Hari Terakhir Sering Melamun

Jasad Hakim saat dibawa ke RSUD Wates Kulonprogo, Kamis (24/10/2019). - Ist/ Dok
24 Oktober 2019 11:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Hakim, 30, warga Dusun Sentolo Lor, Desa Sentolo, Kecamatan Sentolo diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan diri ke kereta api yang sedang melintas di perlintasan kereta api petak jalan Rewulu-Sentolo, atau utara Stasiun Sentolo, Kamis (24/10/2019) dinihari.

Dugaan bunuh diri tersebut diungkapkan Kepala Kepolisian Sektor Sentolo, Komisaris Polisi, Kodrat, berdasarkan keterangan dari masinis kereta api Wijaya Kusuma jurusan Surabaya-Cilacap.

"Dari keterangan masinis, pria tersebut sengaja berdiri di tengah rel, beberapa kali diperingatkan lewat semboyan 35 [klakson kereta api] tapi tidak menyingkir," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis siang.

Kerasnya benturan mengakibatkan tubuh Hakim terpental hingga puluhan meter dan dinyatakan meninggal dunia. Warga sekitar rel yang melihat kejadian itu lantas melapor ke pihak berwajib termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Kulonprogo untuk evakuasi. Jasad Hakim kemudian dibawa ke RSUD Wates.

Dukuh Sentolo Lor, Joko Santoso, mengatakan dari keterangan warga sekitar, Hakim terlihat menyendiri dan melamun sejak beberapa hari terakhir. Tidak diketahui penyebab perubahan tingkah laku tersebut. Hingga akhirnya warga dikagetkan dengan tewasnya Hakim di perlintasan kereta.