Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi Pilkada
Harianjogja.com, BANTUL—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra DIY bakal membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada di Sleman, Bantul, dan Gunungkidul 2020 mendatang. penjaringan bakal calon dibuka pada pekan depan.
Ketua DPD Gerindra DIY, Brigjen Purnawirawan Nuryanto mengatakan partainya sebenarnya punya kader potensial untuk diusung dalam pilkada di Sleman, Bantul, dan Gunungkidul. Namun dengan perolehan kursi di masing-masing kabupaten tersebut tidak cukup untuk mengusung paket pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati sehingga perlu membangun koalisi dengan partai lain.
“Pekan depan kami sudah membuka penjaringan bagi calon di luar kader. Siapapun mencalonkan diri kami terbuka. Nanti kami adakan fit and proper test, mana yang terbaik nanti yang dicalonkan,” kata dia saat ditemui di sela-sela Sarasehan Restorasi Sosial Santri Fest di Lapangan Krapyak, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Kamis (24/10/2019) malam.
Sebelum membangun koalisi, kata dia, Gerindra juga perlu membuka diri terhadap tokoh di luar kader Gerindra yang ingin mencalonkan diri. Hasil penjaringan bakal calon itu nantinya bakal disurvei ketokohan dan tingkat elektabilitasnya di masyarakat baik dari kader internal maupun bakal calon di luar kader.
Proses penjaringan bakal calon akan dilakukan oleh masing-masing Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten yang akan menggelar pilkada, “Hasil penjaringan tingkat DPC akan disaring oleh DPD dan hasilnya akan diajukan ke DPP Gerindra [untuk mendapatkan rekomendasi],” ujar Nuryanto.
Pria yang juga menjabat sebagai Penghageng Tepas Tanda Yekti di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini menyatakan meski membuka jaringan luar kader seluas-luasnya, namun jika hasil survei menunjukan kader internal lebih unggul akan mendahulukan kader internal.
Dia mengaku sejauh ini sejumlah kader internal Gerindra yang potensial untuk diusung dalam pilkada di tiga kabupaten adalah Suharsono (Bantul) yang kini menjabat sebagai Bupati Bantul; Danang Wicaksono (Sleman) dan Ketua DPC Gerindra Sleman Sukaptana. Adapun di Gunungkidul ada RM Sinarbiat Nurjanat yang kini menjabat sebagai anggota DPRD DIY serta Ketua DPC Gerindra Gunungkidul Ngadiono.
Nuryanto mengklaim nama-nama yang dia sebutkan tersebut memiliki basis masa yang cukup kuat di masyarakat sehingga perlu dipertimbangkan. Kendati begitu, Nuryanto memastikan semuanya belum ada yang mendapat kepastian untuk diusung karena harus melalui proses penjaringan.
Ketua DPC Gerindra Bantul Suharsono sebelumnya sudah menyatakan akan mencalonkan diri kembali dalam Pilkada 2020 mendatang. Saat ini dia tengah membangun komunikasi dengan DPP Gerindra untuk mendapatkan tiket sebagai bakal calon bupati di periode kedua.
Bahkan dia menepis berbagai isu yang menyatakan dirinya akan dipecat sebagai ketua DPC Gerindra Bantul dan minim kontribusi terhadap partai. “Biarkan saja isu-isu itu. Saya kan orangnya introvert,” kata Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
PHRI DIY menargetkan okupansi hotel 70% pada Agustus 2026 dengan menggenjot promosi wisata religi dan pasar korporasi di Jogja.
Harga solar Shell naik menjadi Rp21.910 per liter mulai 1 Agustus 2026, sementara Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo turun.
Kalender Agustus 2026 memiliki dua hari libur nasional tanpa cuti bersama. Simak daftar tanggal merah dan peluang long weekend.
Harga emas Antam hari ini, Sabtu 1 Agustus 2026, turun Rp20.000 menjadi Rp2.603.000 per gram. Simak daftar harga dan buyback terbaru.
James Riady menegaskan mal Lippo tidak memasang pagar tambahan dan optimistis ekonomi Indonesia tetap menarik bagi investor global.