Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi Pilkada
Harianjogja.com, BANTUL—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra DIY bakal membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada di Sleman, Bantul, dan Gunungkidul 2020 mendatang. penjaringan bakal calon dibuka pada pekan depan.
Ketua DPD Gerindra DIY, Brigjen Purnawirawan Nuryanto mengatakan partainya sebenarnya punya kader potensial untuk diusung dalam pilkada di Sleman, Bantul, dan Gunungkidul. Namun dengan perolehan kursi di masing-masing kabupaten tersebut tidak cukup untuk mengusung paket pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati sehingga perlu membangun koalisi dengan partai lain.
“Pekan depan kami sudah membuka penjaringan bagi calon di luar kader. Siapapun mencalonkan diri kami terbuka. Nanti kami adakan fit and proper test, mana yang terbaik nanti yang dicalonkan,” kata dia saat ditemui di sela-sela Sarasehan Restorasi Sosial Santri Fest di Lapangan Krapyak, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Kamis (24/10/2019) malam.
Sebelum membangun koalisi, kata dia, Gerindra juga perlu membuka diri terhadap tokoh di luar kader Gerindra yang ingin mencalonkan diri. Hasil penjaringan bakal calon itu nantinya bakal disurvei ketokohan dan tingkat elektabilitasnya di masyarakat baik dari kader internal maupun bakal calon di luar kader.
Proses penjaringan bakal calon akan dilakukan oleh masing-masing Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten yang akan menggelar pilkada, “Hasil penjaringan tingkat DPC akan disaring oleh DPD dan hasilnya akan diajukan ke DPP Gerindra [untuk mendapatkan rekomendasi],” ujar Nuryanto.
Pria yang juga menjabat sebagai Penghageng Tepas Tanda Yekti di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini menyatakan meski membuka jaringan luar kader seluas-luasnya, namun jika hasil survei menunjukan kader internal lebih unggul akan mendahulukan kader internal.
Dia mengaku sejauh ini sejumlah kader internal Gerindra yang potensial untuk diusung dalam pilkada di tiga kabupaten adalah Suharsono (Bantul) yang kini menjabat sebagai Bupati Bantul; Danang Wicaksono (Sleman) dan Ketua DPC Gerindra Sleman Sukaptana. Adapun di Gunungkidul ada RM Sinarbiat Nurjanat yang kini menjabat sebagai anggota DPRD DIY serta Ketua DPC Gerindra Gunungkidul Ngadiono.
Nuryanto mengklaim nama-nama yang dia sebutkan tersebut memiliki basis masa yang cukup kuat di masyarakat sehingga perlu dipertimbangkan. Kendati begitu, Nuryanto memastikan semuanya belum ada yang mendapat kepastian untuk diusung karena harus melalui proses penjaringan.
Ketua DPC Gerindra Bantul Suharsono sebelumnya sudah menyatakan akan mencalonkan diri kembali dalam Pilkada 2020 mendatang. Saat ini dia tengah membangun komunikasi dengan DPP Gerindra untuk mendapatkan tiket sebagai bakal calon bupati di periode kedua.
Bahkan dia menepis berbagai isu yang menyatakan dirinya akan dipecat sebagai ketua DPC Gerindra Bantul dan minim kontribusi terhadap partai. “Biarkan saja isu-isu itu. Saya kan orangnya introvert,” kata Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.