Indekos Putri Dibobol Maling, Pelaku Sempat Ketahuan tapi Kabur

Personel Polsek Wates sedang melakukan olah TKP perkara pencurian barang elektronik di sebuah kos-kosan putri di RT 23, RW 09, Dusun Terbah, Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih dibobol maling, Senin (28/10/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
29 Oktober 2019 00:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Sebuah rumah indekos putri yang berlokasi di RT 23, RW 09, Dusun Terbah, Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih dibobol maling, Senin (28/10/2019) sekitar pukul 12.30 WIB. Dua unit laptop milk salah satu penghuni kos lenyap. 

Kedua laptop tersebut milik Rayi Pandeganing Negari, 19, mahasiswi UNY kampus Wates, asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Saat kejadian Rayi sedang berada di kampusnya. "Tadi masih di kampus, terus dapat kabar dari temen kosan kalau kamar saya kemalingan," kata Rayi kepada awak media, Senin (28/10/2019) siang.

Mendapat kabar tak sedap, Rayi lantas bergegas pulang. Benar saja, pintu kamarnya sudah terbuka, meski tidak ada kerusakan baik di gagang pintu maupun lubang kunci. Saat dicek ke dalam, kondisi kamar berantakan. Dua unit laptop merek Samsung dan HP yang ia taruh di atas meja dan lemari juga tidak ada di tempatnya. Akibat kejadian ini kerugian yang diderita ditaksir mencapai Rp9 juta. "Sekitar Rp9 jutaan," ujarnya.

Erika Wahyu Amalia, 18, rekan satu kos Rayi mengatakan saat kejadian dia sedang berada di dalam kamar. Ketika hendak keluar menuju kamar kecil, Erika melihat seorang pria berjaket hitam dengan penutup kepala berjalan keluar dari kamar Rayi sembari menenteng tas laptop. "Saya langsung teriak maling," ujarnya.

Erika berupaya mengejar pria asing tersebut. Namun di gang depan kosan, ternyata sudah menunggu pria lain di atas sepeda motor Honda Vario berwarna merah. Kedua pria itu kemudian tancap gas, meninggalkan lokasi kejadian.

"Selain kamarnya Rayi ada satu kamar lain yang dibobol, tapi belum tau yang hilang apa aja, soalnya pemilik kamar baru pulang kampung," ungkapnya.

Kapolsek Pengasih, Komisaris Polisi Agus Nuryanto mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, ciri-ciri pelaku meliputi dua pria, dan membawa sepeda motor Honda Vario warna merah.

Agus mengungkapkan ada kemungkinan pelaku merupakan bagian sindikat pencurian yang khusus menyasar kos-kosan. Pasalnya kasus ini bukan pertama terjadi di wilayah Terbah. "Sebelumnya juga ada kasus serupa di sekitar sini, sekarang masih kami coba kejar pelaku," ujarnya.