Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kadin Bantul Nilai Positif bagi Dunia Usaha
Kadin Bantul menilai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berdampak positif bagi dunia usaha, didukung digitalisasi UMKM dan program KUR.
Ilustrasi pembunuhan/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL- Ahsanul Fauzi, 41, pengemudi taksi beraplikasi daring atau taksi onlie yang tewas di Tajur, Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/10/2019) dini hari lalu adalah warga Dusun Giriloyo, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul.
Korban tewas dengan luka tusuk di bagian leher yang diduga karena dibunuh. Paman Ahsanul Fauzi, Hamam membenarkan korban tewas dengan dugaan pembunuhan tersebut adalah keponakannya. Pihak keluarga juga sudah mengambil jenazah korban dan dimakamkan di Giriloyo.
Hamam mengaku mendapat kabar keponakannya meninggal pada Kamis pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Kabar yang dia terima, Ahsanul Fauzi meninggal dalam mobil pribadinya saat mengantar penumpang di halaman parkir Bank BRI Tajur, sekitar pukul 02.30 WIB.
Kabar tersebut langsung ia sampaikan pada kedua orangtua korban. Namun terkait penyebab kematiannya, kata Hamam, karena dibunuh. Hal itu berdasarkan luka dibagian leher dan potongan pisau kecil atau cutter yang masih tersisa di bagian leher.
“Dugaannya dibunuh,” kata Hamam, di rumah duka, Jumat (1/11/2019).
Namun ia tidak mengerti siapa pelaku dan bagaimana kejadian lengkap sehingga keponakannya tersebut meregang nyawa saat sedang bekerja mengantar penumpang tersebut. pihaknya menyerahkan sepenuhnya penyelidikannya ke polisi. “Polisi katanya sudah menemukan sidik jari dan sudah ada sketsanya,” ucap Hamam.
Senada disampaikan oleh teman dan tetangga korban, Evendi Sugiarto. Ia mengaku berkomunikasi terakhir dengan korban dua hari sebelum kejadian. Namun ia enggan mengungkapkan isi komunikasinya. Evendi menyatakan korban dikenal baik dan tidak memiliki musuh.
Korban awalnya tinggal dan bekerja di Jakarta bersama Evendi bahkan sempat bekerja di perusahaan yang sama. Setelah keluar, korban hijrah ke Bogor dan menjadi pengemudi taksi online. Sementara Evendi masih tinggal di Jakarta namun sedang pulang kampung. “Orangnya baik dan pemberani, tidak menyangka bisa mengalami kejadian ini,” kata Evendi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kadin Bantul menilai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berdampak positif bagi dunia usaha, didukung digitalisasi UMKM dan program KUR.
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
Polisi menetapkan W sebagai tersangka kasus sajam viral di Jogja. Total 12 perkara kericuhan aksi 20 dan 28 Oktober masuk penyidikan.
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
Borneo FC ditahan PSM Makassar 1-1 meski unggul jumlah pemain. Dua pemain Juku Eja mendapat kartu merah dalam laga di Stadion Segiri.
Segafredo Cafe mengembangkan hospitality Italia di Jogja dengan sajian kopi, pasta, dan pizza untuk menyasar wisatawan asing maupun domestik.