WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi pelecehan seksual/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA-Pria yang diduga abdi dalem Kraton Jogja melakukan pelecehan seksual kepada mahasiswi di area Alun-Alun Utara Jogja, Minggu (10/11/2019) malam. Pelaku berinisial SW yang malam itu berpakaian peranakan ini langsung diamankan tepat setelah kejadian oleh Forum Komunikasi Alun-Alun Utara (FKAAU).
Sekretaris FKAAU, Kresnadi, menuturkan kejadian ini bermula sekitar pukul 22.00 WIB, saat tiga mahasiswi berinisial SA, E dan MDA yang sedang berjalan-jalan di tengah Alun-Alun, tiba-tiba dihampiri SW. “Mereka terlibat obrolan yang menjurus ke porno,” katanya, Selasa (12/11/2019).
Tidak hanya mengobrol, SW juga merayu dan tiba-tiba memegang tangan SA, yang langsung ditepis oleh SA. Kemudian SW pun melanjutkan aksinya dengan mendekati E. Sementara itu MDA berjalan di belakang ketiganya, yang selanjutnya juga didekati oleh SW.
Kepada MDA, SW mengajak ngobrol dan menarik tangannya, dipaksa memegang kemaluan SW. Merasa dilecehkan, MDA pun melepaskan tangannya dan berlari mendekati kedua temannya. Ketiganya lalu kembali ke parkiran yang berada di depan Pendopo Lawas, tak jauh dari tempat kejadian.
Korban terus menangis dan oleh juru parkir sisi timur diantar ke Pos Pam Budaya. Setelah mendapat laporan dari ketiga mahasiswi ini, FKAAU langsung mencari pelaku. Tak lama, SW pun dapat diamankan di pos FKAAU yang kemudian diserahkan ke Polsek Kraton. “Saat ini masih pemberkasan di Polsek Kraton, tapi karena kejadian di Alun-Alun maka akan dilanjutkan ke Polesk Gondomanan,” ungkapnya.
Sementara itu Kapolsek Gondomanan, Kompol Purwanto, mengatakan sampai saat ini belum ada laporan resmi dari korban, sehingga belum bisa memproses kasus pelecehan seksual ini. “Delik aduan, kalau belum ada laporan belum bisa diproses,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.