Abdi Dalem Harus Aktif dan Kreatif

Bupati Sleman Sri Purnomo (kanan) menyerahkan bendera saat mengukuhkan Pengurus Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Wewengkon Kabupaten Sleman periode 2018-2022 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (7/4 - 2018).
08 April 2018 14:15 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :

Harianjogja.com,SLEMAN—Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengukuhkan Pengurus Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Wewengkon Kabupaten Sleman periode 2018-2022. Pengukuhan diadakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (7/4/2018).

Sri Purnomo dalam sambutannya mengatakan, Abdi Dalem Keraton sudah ada dan melayani Sultan Sejak berdirinya Kerajaan Ngayogyakarta. Meski begitu, dia yakin Keraton Ngayogyakarta tidak memandang Abdi Dalem sebagai pembantu, tetapi lebih sebagai petugas birokrasi keraton sekaligus abdi budaya. Dia mengatakan, menjadi Pengurus Paguyuban Abdi Dalem merupakan tugas dan tanggung jawab yang besar. Maka dia berharap para Abdi Dalem untuk terus mengembangkan kreativitas dan kemampuannya. 

Selain itu, Bupati berharap abdi dalem mampu menjadi penyangga budaya keraton di tengah masyarakat. Dia mengimbau kepada abdi dalem untuk aktif dan selalu memanfaatkan setiap kesempatan yang ada guna mendiskusikan aspek kebudayaan, khususnya budaya Jawa, sehingga dengan begitu, abdi dalem akan memiliki keluasan serta ketajaman pandangan terhadap dinamika perkembangan budaya bangsa dan dunia. “Dari dukungan dan kinerja abdi dalem inilah masyarakat dapat mempertahankan nilai kultur Keraton Ngayogyakarta Hadingrat,” kata Sri Purnomo

Hal serupa juga diungkapkan oleh KRT Gondohadiningrat selaku sesepuh abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Dia mengatakan abdi dalem harus bersikap aktif dan inisiatif, tidak harus menunggu perintah dari Sultan sebagai pimpinan di Keraton. “Ini adalah dhawuh dari Ngarsa Dalem,” ujarnya.

Gondohadiningrat juga berharap abdi dalem mampu menjadi suri tauladan di tempat tinggal dan di tempat kerjanya masing-masing. Oleh karena itu, abdi dalem dituntut untuk memiliki sopan santun, perkataan dan sikap yang mencerminkan budi pekerti yang luhur.