Perda Keamanan Pangan Disahkan, Warung Tongseng Jamu di Bantul Turun
DKPP Bantul menyebut jumlah warung tongseng daging anjing atau tongseng jamu diduga terus menurun. Namun, data terbaru masih menunggu pendataan ulang di lapanga
Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (ANTARA/Hery Sidik)
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kebudayaan Bantul kembali menggulirkan program Wajib Kunjung Museum (WKM) pada 2026 sebagai upaya mendekatkan masyarakat dengan sejarah dan budaya lokal.
Program ini dijadwalkan berlangsung mulai April hingga November 2026 dengan total kuota 400 peserta dan tanpa biaya alias gratis.
Kepala Bidang Sejarah, Permuseuman, Bahasa, dan Sastra Disbud Bantul, Purwanto menjelaskan, program ini khusus bagi warga ber-KTP Bantul.
Dalam pelaksanaannya, setiap bulan hanya tersedia 40 kursi, sehingga peserta harus segera mendaftar melalui formulir yang telah disediakan.
“Progam ini menggunakan dana keistimewaan,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Peserta yang terpilih tidak hanya diajak berkunjung ke museum, tetapi juga mendapatkan fasilitas transportasi berupa bus serta konsumsi selama kegiatan berlangsung.
Dalam satu kali kegiatan, peserta akan diajak mengunjungi dua museum berbeda untuk memperkaya pengalaman.
Jelajah 17 Museum di Bantul
Sebanyak 17 museum yang tergabung dalam Forum Komunikasi Museum Bantul (FKMB) menjadi destinasi dalam program ini.
Beberapa di antaranya meliputi Museum dan Galeri Musim Jogjakarta, Museum Bantul Masa Belanda, hingga Museum dan Factory Chocolate Monggo.
Selain itu, peserta juga akan mengunjungi Museum dan Galeri Keris Sanggar Keris Mataram (SKM), Museum Gumuk Pasir PGSP, Museum History of Java, dan Museum Kolong Tangga.
Daftar lainnya mencakup Museum Laboratorium Sejarah UPY, Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto, Museum Muhammadiyah, serta Museum Padepokan Sumber Karahayon.
Tak hanya itu, Museum Pleret, Museum Rumah Garuda, Museum Taman Tino Sidin, Museum Tani Jawa Indonesia, Museum Wayang Beber Sekartaji, hingga Museum Wayang Kekayon Jogjakarta juga masuk dalam agenda kunjungan.
Purwanto menambahkan, lokasi kunjungan akan terus berganti setiap bulan agar peserta mendapatkan pengalaman yang berbeda.
“Nanti setiap bulan beda-beda kunjungannya,” katanya.
Kepala Disbud Bantul, Yanatun Yunadiana menilai program ini tidak hanya mengenalkan sejarah, tetapi juga membentuk karakter masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, museum menjadi media penting untuk menanamkan nilai patriotisme, kepahlawanan, hingga pembelajaran karakter melalui tokoh-tokoh budaya seperti wayang.
“Jadi ini tidak hanya sejarah, tapi juga pengenalan soal jiwa patriotisme kepahlawanan, lalu tentang kepribadian wayang dan sebagainya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKPP Bantul menyebut jumlah warung tongseng daging anjing atau tongseng jamu diduga terus menurun. Namun, data terbaru masih menunggu pendataan ulang di lapanga
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.