Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar DIY Wardoyo (empat dari kanan) berfoto bersama pengelola objek wisata Gunung Minjil, Senin (18/11/2019)./Istimewa-Dinas Pariwisata DIY
Harianjogja.com, BANTUL—Guna menumbuhkan kesadaran tentang wisata, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menggelar Kampanye Sadar Wisata di kawasan wisata Gunung Minjil, Gandekan, Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Bantul, Senin (18/11/2019).
Gunung Minjil yang merupakan area petilasan Pangeran Diponegoro adalah kawasan wisata yang terbilang masih baru. Itulah sebabnya, pembekalan diharapkan bisa dimanfaatkan memepersiapkan sumber daya manusia yang siap mengelola kawasan wisata tersebut.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Minjil Arif Suharson mengatakan acara tersebut dihadiri oleh tiga pemateri yang sudah ahli di bidang pariwisata. "Pertama, ada Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinpar DIY, Wardoyo, dan kedua adalah anggota DPRD DIY, Joko Purnomo. Mereka ini yang memotivasi agar kami terus mengembangkan desa kami jadi desa wisata. Saat ini masih rintisan desa wisata," katanya kepada Harianjogja.com, Senin.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar DIY, Wardoyo, mengaku sangat mendukung jika ada acara pembelakan seperti ini. Menurut dia setiap rintisan desa wisata wajib melakukan pembekalan sebelum menjadi desa wisata.
"Untuk menjadi desa wisata memang harus dibekali dulu agar semua siap, seperti sumber daya manusia, konsep yang diterapkan dan juga cara pemasaran serta pengelolaan harus bagus," katanya.
Gunung Minjil, kata dia, sangat berpotensi dikembangkan dengan menggunakan konsep destinasi wisata edukasi sejarah. "Keuntungan dasi tempat ini adalah bekas petilasan Pangeran Diponegoro. Ini jadi satu keuntungan bagi pengelola untuk menarik pengunjung, karena sejarah tidak bisa dilupakan begitu saja, untuk akses jalan sudah kami bantu," ucapnya.
Sementara itu anggota DPRD DIY Joko Purnomo menyampaikan Dewan juga akan selalu mendukung dan membantu destinasi-destinasi wisata yang khususnya masih menjadi rintisan desa wisata agar menjadi desa wisata. "Saya berikan motivasi agar para warga antusias dan kesadarannya akan wisata lebih meningkat, DIY ini sangat potensi wisata yang perlu dikembangkan tapi masih butuh pembekalan seperti ini," katanya.
Dia berharap setelah pembekalan tersebut, warga Gunung Minjil bisa lebih antusias lagi dalam mengolah objek wisata tersebut. “Intinya, jangan berhenti berinovasi, karena jika suatu destinasi wisata diolah dengan baik maka ekonomi warganya juga akan terbantu,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Kosti memperluas komunitas sepeda ontel hingga Papua Tengah dan menargetkan generasi muda melalui program kampus dan sekolah.
Perguruan tinggi didorong mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk menghadapi era Society 5.0.
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di desa dan menargetkan 30.000 koperasi beroperasi pada Agustus 2026.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.