Temuan Ulat hingga Dugaan Keracunan, SPPG Gagaksipat Boyolali 5 Diadukan
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
Loksi penggerebekan terduga teroris di Dusun Ngunut Tengah RT012/02, Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul. - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Atamimi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Tak hanya suka berlatih melempar pisau, terduga teroris di Gunungkidul diketahui warga juga suka merakit benda mirip bom.
Penangkapan terduga teroris Abu Umar alias Markino (47) oleh tim Densus 88 di Dusun Ngunut Tengah Desa Ngunut Kecamatan Playen, Gunungkidul, DIY, Rabu (20/11/2019) menggegerkan warga sekitar.
Mereka tidak menyangka ada tetangganya yang diduga terlibat jaringan terorisme.
Tetangga Markino, Suhar (50) mengaku tidak tahu tetangganya ditangkap tim Densus. Dia baru tahu setelah ditelepon istrinya sekitar pukul 08.30 WIB.
"Saya tidak tahu karena saya sejak pagi pergi ke Karangmojo, kemudian saya ditelpon istri saya," tuturnya, Rabu (20/11/2019).
Suhar mengaku mengetahui kerabatnya itu suka merakit benda semacam bom. Namun, dia tidak mengetahui pasti mengenai benda mirip bom yang kini diamankan tim Densus tersebut. "Orangnya tertutup, saya tahu tapi tidak berani bertanya," ucapnya.
Dia mengungkapkan, perilaku Markino berubah jauh sejak lima tahun terakhir. Terduga teroris itu juga jarang berkomunikasi dengan tetangga sekitar. "Saya saja tidak pernah berbincang - bincang juga. Jadi tertutup," katanya.
Sebelumnya, warga setempat juga mencium gelagat aneh pada terduga pelaku karena kerap berlatih melempar pisau, seperti dilansir dari Antara.
Diketahui, tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap Abu Umar, terduga teroris mengamankan Abu Umar alias Markino.
Tim Densus juga mengamankan bahan bom. Bahkan beberapa di antaranya dilaporkan sudah dirakit. Sedangkan lainnya masih dalam bentuk bubuk.
Upaya menjinakkan bom langsung dilakukan oleh tim Gegana Polda DIY yang turut mengamankan lokasi penangkapan. Beberapa bahan diduga bom langsung diledakkan oleh tim Gegana di kebun bagian belakang rumah terduga teroris Markino.
Suara ledakan pun membuat kaget warga yang berkerumun melihat proses penangkapan hingga pencarian sejumlah barang bukti di rumah Markino.
Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan mengatakan, ada satu terduga teroris di Desa Ngunut yang ditangkap tim Densus.
Namun, dia mengaku tidak bisa memberikan keterangan detail terkait proses penangkapan.
"Kami hanya ikut membantu mengamankan lokasi saja. Kegiatan langsung dari tim Densus," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
Diet ekstrem tanpa protein cukup bisa mengurangi massa otot dan memperlambat metabolisme. Simak penjelasan dokter gizi.
KSAD Tandyo Budi Revita memimpin pemakaman Sertu Heri Prasetyo yang gugur dalam kecelakaan helikopter Mi-17 saat memadamkan karhutla.
Natalius Pigai menilai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo mengancam HAM, privasi, serta keamanan nasional.
Dua pendaki asal Sidoarjo dilaporkan hilang di Gunung Semeru. Sepeda motor sewaan ditemukan di ladang warga dan tim SAR dikerahkan.
MilkLife Kickers finis sebagai runner-up Singa Cup 2026 Girls U14 setelah mengoleksi sembilan poin, tetapi kalah selisih gol dari Lion City Sailors.