Lahan di Lereng Merapi Boyolali Terbakar, Diduga Dibakar Warga
Kebakaran lahan terjadi di lereng Merapi Boyolali. Api diduga berasal dari pembakaran daun kering saat warga membersihkan lahan.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto. /Suara.com-Stephanus
Harianjogja.com, BANTUL--PDIP berambisi mengembalikan kejayaan partai tersebut di Bantul dengan merebut posisi kepala daerah alias bupati dalam Pilkada 2020.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto, menyebutkan partai berlambang banteng moncong putih ini mempersiapkan calon kepala daerah yang mampu membawa perubahan bagi daerah yang akan dipimpinnya menghadapi Pemilihan Kepala Daerah 2020.
"Terkait dengan pilkada, tentu saja partai mempersiapkan dengan baik, kami tanya kepada masyarakat, menangkap daya imajinasi masyarakat terhadap pemimpinnya," kata Hasto seusai menghadiri Rapat Kerja Daerah DPC PDIP Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Balai Desa Bantul, Bantul, Minggu (24/11/2019).
Selain itu, kata dia, calon kepala daerah yang dipersiapkan partai juga sesuai kehendak masyarakat terhadap pemimpinnya. Termasuk dalam menentukan calon kepala daerah yang akan diusung pada Pilkada Kabupaten Bantul dan beberapa kabupaten lain di DIY pada Tahun 2020.
"Untuk itu kami melakukan sebuah karya kepartaian untuk mencari pemimpin yang betul-betul mampu membawa perubahan bagi Bantul, pemimpin yang tidak sekadar beretorika, tapi pemimpin yang bekerja, kami mempunyai kepala daerah yang mampu menjadi teladan," katanya.
"Karena itulah calon-calon khususnya dari Bantul akan kami gembleng secara khusus agar [kepala daerah] Bantul dapat kami rebut kembali, dan itu (pasangan calon) nanti bisa merupakan perpaduan dari eksternal maupun internal, ataupun dari internal dan eksternal," katanya.
Sementara itu, berdasarkan laporan dari pengurus DPC PDIP Bantul, hingga saat ini sudah ada beberapa nama yang mengerucut yang akan diusung partai, di antaranya Abdul Halim Muslih yang saat ini menjabat Wakil Bupati Bantul, dan Bambang Wisnu Handoyo selaku Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran lahan terjadi di lereng Merapi Boyolali. Api diduga berasal dari pembakaran daun kering saat warga membersihkan lahan.
CKG Kota Jogja menemukan 60%-65% dari 23.000 lansia yang diperiksa terdeteksi hipertensi dan diabetes.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.