Advertisement
PILKADA BANTUL-Suharsono Siap Maju Lagi, Ini Dia Sikap Abdul Halim
Bupati Bantul Suharsono dan Wakil Bupati Abdul Halim Muslih. - Harian Jogja/Bhekti Suryani
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL--Berbeda dengan Bupati Bantil Suharsono yang mengaku siap maju lagi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul 2020 mendatang, Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih justru lebih kalem.
Dia menanggapi santai terkait dengan kesiapan Suharsono yang sudah menyatakan siap mencalonkan kembali dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bantul 2020 mendatang. Halim menyatakan hak setiap orang untuk mencalonkan dan dicalonkan. “Kalau bertanya bagimana saya. Saya ini maju sebagai Wakil Bupati Bantul kan atas dhawuh dari partai. Saya tidak ada ambisi atau bahkan rencana tentang pilkada 2020,” kata Halim, saat ditemui di Parasamya, kompleks Pemkab Bantul, Jumat (1/3).
Advertisement
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku partainya memiliki tradisi semua kader harus menunggu dawuh atau perintah dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai sebagai pemilik kewenangan tertinggi. Menurut dia apapun perintah partai harus dijalani oleh kader yang loyal pada partai. “Kalau sebagai kader yang sudah dibaiat, apapun yang diamanatkan [partai] harus bersedia. Tapi saya tidak dalam posisi yang punya rencana apalagi ambisi,” ujar Halim.
Lagipula, dia mengaku masih ingin fokus menyelesaikan tugasnya sebagai wakil bupati sampai selesai masa jabatan pada Februari 2021 mendatang.
BACA JUGA
Menurut Halim banyak pekerjaan rumah yang belum selesai dikerjakan oleh Pemkab Bantul. Selama tiga tahun berjalan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) belum tercapai, baik dari penanggulangan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, maupun distribusi pendapatan masyarakat.
Begitu pula capaian Bantul bersih sampah diakuinya juga belum tuntas. “Bicara pilkada terlalu dini,” ujar Halim, yang juga merupakan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Bantul.
Seperti diketahui, Bupati Bantul Suharsono mengatakan banyak pekerjaan rumah soal pembangunan Bantul yang belum selesai dikerjakan dalam satu periode kepemimpinannya, sehingga ia berniat untuk mencalonkan kembali di periode kedua dengan dalih menuntaskan pekerjaan.
“Mudah-mudahan saya misalnya masih kuat, diberi umur panjang, dan masih dikehendaki masyarakat, akan saya selesaikan bangun Bantul dua periode. Ini kan masih belum selesai,” kata Suharsono, beberapa waktu lalu.
Dia berjanji pascaperiode kedua menjabat tidak akan mendorong istri, anak, dan saudaranya untuk ikut dalam bursa Pilkada Bantul. “Maksimum dua periode saya, habis itu terserah tidak akan mencalonkan anak istri," ujar Suharsono.
Suharsono merupakan Ketua DPC Gerindra Bantul. Suharsono dan Abdul Halim Muslih terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bantul dalam Pilkada 2016 lalu. Jabatannya akan berakhir pada Februari 2021 mendatang. Namun Bantul masuk dalam pilkada serentak 2010.Pasangan bupati dan wakil bupati Bantul ini diusung Partai Gerindra, PKB, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
MAKI Kritik KPK Terkait Pengalihan Penahanan Yaqut Secara Diam-Diam
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Kendaraan Masuk Tol Purwomartani Tembus 6.072 Saat Lebaran
- Bonus Miliaran Cair, Atlet Porda di Bantul Kantongi Puluhan Juta
- Kunjungan di Breksi Diperkirakan Tak Seramai Tahun Lalu
- Ingin Berlibur ke Solo tanpa Macet, Cek Jadwal KRL Minggu 22 Maret
- Catat bagi Warga Soloraya, Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







