Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi Pilkada
Harianjogja.com, BANTUL– Menjelang Pilkada 2020 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berencana mengusung tokoh perempuan untuk memimpin Bantul. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPC PPP Bantul Hasyim Turmudzi.
Ia mengatakan pihaknya akan memunculkan calon sendiri pada Maret tahun depan. “Mudah-mudahan maret kami sudah punya calon sendiri untuk memimpin Bantul, yang akan kami ikutkan berpartisipasi dalam Pilkada 2020,” katanya kepada Harianjogja.com, pekan lalu.
PPP berencana mengangkat bendahara DPC PPP Bantul Dyah Henityas Noviani sebagai bakal calon bupati ataupun wakil bupati. Hasyim menyampaikan, dilpilihnya Novi sebagai bakal calon karena jumlah pemilih perempuan di Bantul lebih banyak daripada jumlah pemilih laki-laki.
“Kami ingin mengajukan beliau. Di Bantul kan lebih banyak pemilih wanitanya daripada laki-laki dan calon perempuan sendiri pun belum ada, jadi kami ingin mengajukan bu Novi,” jelasnya.
Tapi, ia menyadari, dua kursi PPP di DPRD Bantul, belum cukup untuk mengusung calon sendiri.
"Karena suara kami kemarin turun, hanya dapat dua kursi, jadi tidak mungkin maju sendiri kan. Ya, kami ada kemungkinan mengajukan Bu Novi. Tetapi, kami melihat dulu calon-calon dari partai besar, siapa saja yang akan maju, baru kami bergerak," terangnya.
Mengenai kepastian siapa calon yang akan diusung, ia mengatakan keputusan baru bisa didapatkan setelah agenda Muktamar PPP, pada Maret tahun depan.
Sementara itu dikonfirmasi lebih lanjut perempaun yang memiliki sejumlah usaha tersebut mengatakan dirinya siap untuk dicalonkan dan ikut memeriahkan Pilkada 2020. “Kalau ditanya siap atau tidak dan jika itu memang keputusan partai maka saya siap untuk maju di Pilkada Bantul” kata Novi.
“Karena selama ini kan PPP belum ada calon ya untuk Pilkada tersebut, tapi yang jelas kami akan menyiapkan calon yang sangat cocok untuk memimpin Bantul. Kalau untuk progam saya sudah punya sejuta ide dan sudah saya siapkan untuk Bantul,” jelasnya.
Novi juga mengungkapkan, kegagalannya dalam Pileg 2019 lalu, tidak menyurutkan niat untuk mengabdi pada Bantul dalam pemilihan yang lalu ia maju sebagai calon DPRD DIY.
"Ke depan, kalaupun harus maju di Pilkada, saya siap menghadapi. Pilkada beda sekali dengan Pileg ya, itu bagaimana kita mempunyai program pengembangan daerah, dan saya sudah memiliki satu juta ide," katanya.
Ia juga mengatakan jika nantinya maju di Pilkada 2020 pihaknya tidak akan membeli suara dan akan bersaing secara bersih di ajang lima tahunan sekali tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Mahasiswa UII mengembangkan RespiraTB, wearable berbasis sensor accelerometer untuk skrining awal gejala TBC secara real-time.
Klasemen medali Asian Games 2026 terbaru, Indonesia berada di peringkat 14 dengan 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu.
Hasil UEFA Nations League 2026/2027: Belgia menang 3-0 atas Türkiye, Polandia 6-0 Rumania, Prancis ditahan Italia 1-1.
Prakiraan cuaca Jogja dan DIY Sabtu 3 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Jogja.