Edukasi Pemilih, KPU Manfaatkan Aplikasi Digital Baru

Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan (tengah) bersama sejumlah komisioner KPU DIY lainnya meluncurkan e-RPP, Selasa (10/12/2019). - Harian Jogja/Sunartono
10 Desember 2019 19:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjgja.com, JOGJA--Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY meluncurkan Rumah Pintar Pemilu (RPP) digital atau dikenal dengan e-RPP, di Hotel Grand Inna Malioboro, Jogja, Selasa (10/12/2019). Keberadaan layanan digital rumah pintar pemilu ini diharapkan bisa meningkatkan angka partisipasi pemilih di wilayah DIY.

Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan menjelaskan selama ini konsep RPP hanya bangunan fisik di setiap KPU dengan sasaran kunjungan, saat ini diluncurkan versi digital agar ke depan mudah diakses tanpa harus datang ke KPU. Pada 2019 ini memang layanan RPP hanya bisa diakses dengan datang ke KPU, namun pada 2020 mendatang sudah tersedia melalui aplikasi e-RPP.

“Dengan digital, masyarakat lebih mudah untuk mengakses informasi tentang pemilu, meski pun tahun pemilu sudah selesai tetapi masih ada pilkada, ini juga sebagai media untuk pendidikan pemilih,” ucapnya di sela-sela peluncuran.
Dia mengakui keberadaan e-RPP diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pemilu. Tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memberikan hak suaranya tetapi juga menjadi penyelenggara pemilu. Salah satunya terkait pelaksanaan Pilkada DIY yang sebentar lagi akan merekrut pengurus KPPS. Melalui e-RPP diharapkan banyak warga yang mendaftar untuk ikut terlibat sebagai penyelenggara.

“Aplikasi ini diharapkan bisa diakses banyak orang. Peluncuran ini bagian dari kampanye KPU DIY, ini lho ada informasi yang disediakan untuk masyarakat selain di web. Harapannya orang tahu tentang KPU, pentingnya pemilu, kemudian berpartisipasi tidak hanya sebagai pemilih tetapi juga dalam hal lain seperti ikut terjun sebagai penyelenggara,” katanya.

Dalam  e-RPP tersebut terdapat informasi lengkap tentang tahapan pemilu, sejarah pemilu. Tetapi sistem nasional itu, pihaknya merencanakan memasukkan konten lokal yang dibutuhkan warga DIY sehingga lebih bermanfaat. Salah satu konten lokal yang sedang disiapkan KPU DIY adalah terkait sejarah pemilu 1951 yang merupakan pemilu pertama di DIY.

Jangan Apatis

Dalam berbagai kesempatan di hadapan pemuda, pihaknya selalu mengingatkan agar tidak apatis dengan pemilu karena seringkali politik dianggap sebagai sesuatu yang tidak baik. Oleh karena itu dalam e-RPP pihaknya membuat konten video yang mendorong orang berfikir bahwa semua hal selalu lewat politik. “Harapannya ini bisa mengatrol agar masyarakat antusias ikut pemilu,” ujarnya.

Komisioner KPU DIY Ahmad Shidqi menambahkan tahun ini e-RPP memang belum bisa diakses lewat ponsel meski dari segi aplikasi sudah sangat aplikatif untuk diterapkan di android. “Rencananya realisasi di android akan dilakukan di 2020 mendatang,” ucap dia.
Dia mengatakan RPP digital yang saat ini ada, menunya bukan hanya tentang Pemilu seperti dan tahapan saja, tetapi juga menyajikan literasi pemilu dan demokrasi yang di dalamnya bisa dipakai sebagai media belajar layaknya pustaka politik, hingga melihat angka partisipasi masyarakat dalam pemilu.

“RPP digital ini menjadi jawaban untuk peningkatan kualitas pemilu ke depan. Menyedikan komik pemilu yang mengajak anak milenial untuk mengenali bahasa pemilu sehingga mudah dipahami,” katanya.