P3I Kecam Promosi Vape Libatkan Anak, Desak Penegakan Hukum
P3I mengecam dugaan eksploitasi anak dalam promosi vape TAZELAB dan mendesak aparat menindak tegas pelanggaran etika serta hukum.
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY mengklaim warga Sleman menanggapi positif ihwal pembangunan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan sosialisasi pembangunan tol Jogja-Solo saat ini terus dilakukan dan memasuki kecamatan Kalasan, Sleman. Sosialisasi akan terus dilakukan ke arah barat. Menurutnya respons mayarakat cenderung positif terhadap pembangunan tol Jogja-Solo.
“Mereka lebih banyak menanyakan sesuai dengan kondisi, soal kena sedikit yang lain dibeli atau tidak, tidak kena tanahnya tetapi nanti terdampak seperti apa, masalah terdampak atau tidak perlu sosialisasi, dan itu semua didialogkan,” katanya.
Sebelumnya, sejumlah warga di Sleman yang sudah mendapat sosialisasi proyek tol mengaku resah. Antara lain karena warga tak bisa berdialog soal besaran ganti rugi harga lahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
P3I mengecam dugaan eksploitasi anak dalam promosi vape TAZELAB dan mendesak aparat menindak tegas pelanggaran etika serta hukum.
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Ingin tahu apakah HP Anda sudah mendukung jaringan 5G? Simak cara cek spesifikasi, IMEI, pengaturan jaringan, hingga kompatibilitas frekuensi operator.
Angka konsumsi ikan masyarakat Gunungkidul naik menjadi 32,89 kilogram per kapita per tahun pada 2026. Namun capaian tersebut masih di bawah rata-rata DIY dan n
Dinkop-UKM Sleman bersama BRIN mengkaji dampak pembangunan jalan tol terhadap pelaku UMKM. Kajian menyoroti peluang ekonomi hingga potensi perubahan sosial ekon