PKN 2026 Pekalongan Sukses, 17 Ribu Warga Padati GOR Jetayu
PKN 2026 Pekalongan sukses tarik 17 ribu pengunjung. AI batik jadi sorotan, dorong inovasi UMKM dan ekonomi kreatif daerah.
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY mengklaim warga Sleman menanggapi positif ihwal pembangunan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan sosialisasi pembangunan tol Jogja-Solo saat ini terus dilakukan dan memasuki kecamatan Kalasan, Sleman. Sosialisasi akan terus dilakukan ke arah barat. Menurutnya respons mayarakat cenderung positif terhadap pembangunan tol Jogja-Solo.
“Mereka lebih banyak menanyakan sesuai dengan kondisi, soal kena sedikit yang lain dibeli atau tidak, tidak kena tanahnya tetapi nanti terdampak seperti apa, masalah terdampak atau tidak perlu sosialisasi, dan itu semua didialogkan,” katanya.
Sebelumnya, sejumlah warga di Sleman yang sudah mendapat sosialisasi proyek tol mengaku resah. Antara lain karena warga tak bisa berdialog soal besaran ganti rugi harga lahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PKN 2026 Pekalongan sukses tarik 17 ribu pengunjung. AI batik jadi sorotan, dorong inovasi UMKM dan ekonomi kreatif daerah.
OJK mencabut izin usaha BPR Ceper Permata Artha Klaten setelah gagal melakukan penyehatan. Simpanan nasabah dipastikan tetap dijamin LPS.
Kekeringan di Bantul mulai berdampak pada warga Dlingo. BPBD menyalurkan bantuan air bersih untuk 210 jiwa dan siapkan antisipasi kemarau.
Guru Besar UII Prof. Unggul Priyadi meraih juara 2 Kejurnas Tenis Antar Profesor 2026 di Bali bersama Prof. Soetriono dari Universitas Jember.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo melaporkan situasi kamtibmas nasional dan kesiapan peringatan Hari Bhayangkara 2026 kepada Presiden Prabowo.
DPRD Kota Yogyakarta mendorong regulasi khusus agar warga miskin yang masuk desil 6-10 DTSEN tetap bisa mengakses Jaminan Pendidikan Daerah.