Advertisement
Hasil Konser Amal Kings of Classic Disumbangkan untuk Yayasan Kanker Indonesia
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar konser musik bertajuk Kings of Classic, Selasa (17/12/2019) pukul 19.30-21.30 WIB di gedung Auditorium. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar konser musik bertajuk Kings of Classic, Selasa (17/12/2019) pukul 19.30-21.30 WIB di gedung Auditorium. Hasil penjualan tiket dan perolehan donasi konser yang terkumpul sebesar Rp20 juta disumbangkan untuk Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang DIY, yang saat ini sedang membangun rumah singgah bagi pasien kanker, Sasana Marsudi Husada (SMH). SMH menjadi rumah singgah bagi pasien kanker yang berobat ke rumah sakit di Jogja. SMH mengenakan tarif murah bahkan gratis bagi pasien dari golongan ekonomi kurang mampu.
Konser klasik yang digelar kali ini merupakan buah kerjasama FK-KMK UGM dengan Goei Production yang dipromotori oleh Jongky Goei. Jongky Goei merupakan Impressario International yang sekaligus pernah menjadi Manajer Top Ballerina Marsya Haydee dan juga Impressario Ballet Stuttgart. Selama beberapa dekade, Jongky Goei yang merupakan orang Indonesia juga telah mengembangkan musik klasik dan pertukaran budaya Indonesia dan Jerman.
Advertisement
Konser musik klasik ini akan menghadirkan dua orang musisi dari Jerman, yakni: Maximilian Schairer dan Philipp Jonas. Konser yang digelar di FK-KMK UGM ini sekaligus melengkapi rangkaian penampilan mereka yang didedikasikan untuk amal di berbagai kota di Indonesia, seperti di Jakarta (12 Desember 2019) dan Surabaya (20-22 Desember 2019).
Di blantika musik klasik Eropa, Maximilian dan Philipp mendapat julukan King atau Raja. Julukan ini disematkan, karena reputasi bermusik mereka sangat layak dibanggakan dan mereka berdua memiliki temperamen seni musik klasik yang sangat tinggi. Selain itu, Maximilian dan Philipp memunyai prestasi akademik yang tidak bisa diremehkan, keduanya menyandang gelar S2.
Maximilian merupakan juara pertama Bundes Jugend Musiziert Deutschland atau kompetisi liga pemusik muda Jerman. Turnya terbilang sangat sukses, khususnya di Jerman, Italia, dan Austria. Dia juga pendiri sekaligus Direktur Zukunftsklang Festival di Stuttgart. Sedangkan Philipp adalah juara pertama kompetisi liga pemusik muda Jerman. Dia telah banyak menggelar konser dan resital di Eropa.
Selain menghadirkan hiburan berkualitas tinggi, Kings of Classic juga dipanggungkan dengan konsep sebagai wadah edukasi bagi individu, keluarga, maupun masyarakat pecinta musik klasik. Konser amal ini juga dapat dinikmati melalui streaming yang dapat dinikmati di berbagai tempat dengan menggunakan jaringan internet. Penyediaan fasilitas live streaming membuat konser Kings of Classic dapat disaksikan secara leluasa dari berbagai wilayah di Indonesia dan belahan dunia. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement









