Polres Gunungkidul Musnahkan 1.367 Botol Miras

Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan meninjau pasukan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Progo 2019 di Alun-Alun Wonosari, Gunungkidul, Jumat (20/12/2019). - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
20 Desember 2019 21:07 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polres Gunungkidul memusnahkan sedikitnya 1.367 botol minuman keras (miras) di Alun-Alun Wonosari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Jumat (20/12/2019). Ribuan botol miras temuan tersebut merupakan hasil pengamanan operasi cipta kondisi jelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di wilayah Bumi Handayani.

Kepala Polres Gunungkidul Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Setiawan mengungkapkan kegiatan pengamanan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan kepolisian, guna memberikan dan menciptakan kemanan, kenyamanan dan ketertiban bagi masyarakat.

“Sebanyak 1.367 miras terdiri dari 1.000 botol ciu, 150 anggur hitam dan 217 botol anggur merah,” kata Agus dalam jumpa pers di Alun-Alun Wonosari, Jumat (20/10). Pengamanan miras menyasar semua obyek yang ada di Gunungkidul, mulai dari warung kelontong, toko-toko hingga di objek-objek wisata yang berpotensi memunculkan gesekan atau keributan mengganggu jalannya perataan Natal dan Tahun Baru.

Agus berjanji operasi miras tersebut tidak akan terhenti setelah pemusnahan. Tetapi, pihaknya akan secara terus menerus melakukan pengamanan, terutama di wilayah-wilayah yang mampu membuat kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat terancam.

Bupati Gunungkidul Badingah, yang turut hadir dalam pemusnahan tersebut, turut mengapresiasi kinerja Polres Gunungkidul yang telah tanggap mengamankan ribuan botol miras di wilayah Gunungkidul.

Menurut dia, pengamanan miras merupakan hal yang penting, mengingat miras mampu menjadi awal terjadinya kejahatan dan juga merusak mental generasi bangsa. “Miras dan narkoba yang beredar luas akan sumber kejahatan dan merusak mental generasi muda kita dan masyarakat, maka saya apresiasi temuan miras ini,” ujarnya.

Badingah berharap agar Polres Gunungkidul tidak hanya menyasar atau pengamanan miras menjelang Nataru namun secara terus menerus. Setelah Nataru keamanan dan ketertiban terus bisa terjaga. Ia menilai langkah pengamanan tersebut berdampak pada penyelamatan generasi bangsa.