Ada Program Sertakan BPJamsostek, Perusahaan di Jogja Diajak Lindungi Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Kawasan objek wisata Tebing Breksi yang berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan dipadati wisatawan, Senin (23/12/2019)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN--Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Sulton Fatoni mengatakan pelarangan bus besar untuk naik ke Tebing Breksi masih sebatas wacana.
Dishub Sleman diakui dia masih berdiskusi dengan pengelola apakah kebijakan tersebut perlu dilakukan atau tidak. "Masih sebatas wacana, masih akan didiskusikan dengan pengelola," katany, Senin (23/12/2019).
Dikatakan Sulton, tahun lalu kebijakan yang sama juga diberlakukan saat libur panjang. Hal itu untuk mengantisipasi adanya kejadian bus mundur tidak kuat melewati tanjakan.
"Salah satu alasan kami untuk melarang bus besar naik, untuk mengantisipasi jalan tanjakan penuh. Khawatir saat di tanjakan bus turun ke bawah," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Meutya Hafid menegaskan pembangunan pusat data AI harus mempertimbangkan ketersediaan air, energi, dan konektivitas agar tak ganggu masyarakat.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Kamis 8 Oktober 2026, tersedia di Nanggulan. Simak lokasi, jam layanan dan syarat perpanjangan.
Produksi beras Sleman meningkat, tetapi sektor pertanian masih menghadapi tantangan alih fungsi lahan, regenerasi petani, dan gagal panen.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Kamis 8 Oktober 2026, didominasi cerah berawan. Suhu Kota Jogja mencapai 33°C.
Kecelakaan 15 kendaraan terjadi di Tol Cipularang KM 91+900 B. Jasamarga siapkan jalur penyelamat di tiga titik.