Breaking News, Gempa M5,6 di Pacitan Terasa Sampai Jogja
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah selatan Jawa tepatnya Pacitan Jawa Timur pada Sabtu, 27 Juni 2026 sore.
Kawasan objek wisata Tebing Breksi yang berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan dipadati wisatawan, Senin (23/12/2019)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN--Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Sulton Fatoni mengatakan pelarangan bus besar untuk naik ke Tebing Breksi masih sebatas wacana.
Dishub Sleman diakui dia masih berdiskusi dengan pengelola apakah kebijakan tersebut perlu dilakukan atau tidak. "Masih sebatas wacana, masih akan didiskusikan dengan pengelola," katany, Senin (23/12/2019).
Dikatakan Sulton, tahun lalu kebijakan yang sama juga diberlakukan saat libur panjang. Hal itu untuk mengantisipasi adanya kejadian bus mundur tidak kuat melewati tanjakan.
"Salah satu alasan kami untuk melarang bus besar naik, untuk mengantisipasi jalan tanjakan penuh. Khawatir saat di tanjakan bus turun ke bawah," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah selatan Jawa tepatnya Pacitan Jawa Timur pada Sabtu, 27 Juni 2026 sore.
Pabrik penggilingan batu di Gunungkidul ditutup karena berdiri di tanah kas desa yang dilarang untuk aktivitas pertambangan.
Indonesia akan turun di 32 cabang olahraga Asian Games 2026 dengan 400 lebih atlet, persiapan difokuskan lewat program nasional.
Inflasi Kota Jogja Juni 2026 naik 0,46% dipicu kenaikan BBM, terutama berdampak pada sektor transportasi.
Pemerintah dan marketplace sepakat menahan kenaikan biaya layanan demi menjaga UMKM tetap kompetitif di tengah integrasi sistem.
Lima peserta Latsarmil SPPI meninggal dunia, Kemenhan dan Kemenkes bentuk tim investigasi untuk ungkap penyebabnya.