Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Kawasan objek wisata Tebing Breksi yang berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan dipadati wisatawan, Senin (23/12/2019)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN--Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Sulton Fatoni mengatakan pelarangan bus besar untuk naik ke Tebing Breksi masih sebatas wacana.
Dishub Sleman diakui dia masih berdiskusi dengan pengelola apakah kebijakan tersebut perlu dilakukan atau tidak. "Masih sebatas wacana, masih akan didiskusikan dengan pengelola," katany, Senin (23/12/2019).
Dikatakan Sulton, tahun lalu kebijakan yang sama juga diberlakukan saat libur panjang. Hal itu untuk mengantisipasi adanya kejadian bus mundur tidak kuat melewati tanjakan.
"Salah satu alasan kami untuk melarang bus besar naik, untuk mengantisipasi jalan tanjakan penuh. Khawatir saat di tanjakan bus turun ke bawah," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Siswa belum terdaftar PIP 2026 bisa mengajukan via sekolah. Simak syarat, dokumen, dan besaran bantuan SD Rp450 ribu hingga SMA Rp1,8 juta.
Sisa roket Falcon 9 milik SpaceX menghantam Bulan dekat Kawah Einstein. NASA dan ilmuwan dunia kini memburu kawah baru yang terbentuk untuk kepentingan peneliti