SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengadaan tanah proyek tol Jogja untuk masyarakat wilayah perkotaan dinilai lebih sulit dibanding perdesaan.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno mengatakan sosialisasi rencana pembangunan jalan tol akan dilanjutkan oleh tim persiapan. "Pekan depan, tim persiapan akan memberikan sosialisasi kepada warga Purwomartani yang terdampak pembangunan jalan tol," katanya kepada Harianjogja.com, Kamis (9/1/2020).
Sebelumnya tim persiapan sudah menyampaikan sosialisasi kepada warga terdampak pembangunan jalan tol di empat desa berbeda. Keempat desa tersebut meliputi Desa Bokoharjo (Prambanan), Selomartani, Tamanmartani, dan Tirtomartani (Kalasan). Dari jumlah tersebut, Tim Persiapan sudah menyampaikan sosialisasi kepada sekitar 795 pemilik bidang tanah dari sekitar 2.906 bidang yang dibutuhkan.
Secara umum, kata Krido, proses sosialisasi pengadaan tanah di wilayah perdesaan lebih mudah dibandingkan nanti saat sosialisasi dilakukan di wilayah perkotaan.
Dia menilai, proses pengadaan tanah di wilayah perkotaan lebih runyam dikarenakan permasalahannya lebih kompleks. Selain status kepemilikan lahan, tim juga melihat masalah perizinan apalagi jika lahan tersebut digunakan untuk usaha.
Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Totok Wijayanto mengatakan sosialisasi pengadaan jalan tol di wilayah Sleman dilanjutkan pada bulan ini. Dari 20 desa yang sudah mendapatkan sosialisasi, tim baru memberikan sosialisasi kepada empat desa. "Untuk Desa Purwomartani kami jadwalkan Januari ini," kata Totok.
Sembari melakukan sosialisasi lanjut Totok, Tim Persiapan juga terus menyelesaikan tugas validasi data tanah di keempat desa yang sudah mendapatkan sosialisasi. Proses validasi data tanah tersebut akan digunakan oleh Tim Persiapan untuk tahap publik hearing. "Validasi data tanah itu data awal sebelum izin penetapan lokasi (penlok) dikeluarkan," katanya.
Dia optimistis, pelaksanaan sosialisasi berjalan lancar sehingga pada antara Agustus hingga Oktober 2020 bisa masuk tahapan pembebasan lahan dan pembayaran ganti untung bagi warga terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Prabowo membahas tiga bantuan Kuartal IV 2026, mulai beras 10 kg, pembukaan rekening hingga subsidi upah Rp300.000 per bulan.
Danantara mengungkap rencana kepemilikan 5%-10% saham BEI dalam proses demutualisasi. Porsi konsorsium bisa mencapai 30%-40%.
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Warga Villa Banguntapan Asri 3 meminta kolam koi ditutup dan menagih tindak lanjut Satpol PP Bantul atas rekomendasi OPD.