SIPA 2026 Resmi Dibuka, 250 Seniman dari 7 Negara Ramaikan Solo
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengadaan tanah proyek tol Jogja untuk masyarakat wilayah perkotaan dinilai lebih sulit dibanding perdesaan.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno mengatakan sosialisasi rencana pembangunan jalan tol akan dilanjutkan oleh tim persiapan. "Pekan depan, tim persiapan akan memberikan sosialisasi kepada warga Purwomartani yang terdampak pembangunan jalan tol," katanya kepada Harianjogja.com, Kamis (9/1/2020).
Sebelumnya tim persiapan sudah menyampaikan sosialisasi kepada warga terdampak pembangunan jalan tol di empat desa berbeda. Keempat desa tersebut meliputi Desa Bokoharjo (Prambanan), Selomartani, Tamanmartani, dan Tirtomartani (Kalasan). Dari jumlah tersebut, Tim Persiapan sudah menyampaikan sosialisasi kepada sekitar 795 pemilik bidang tanah dari sekitar 2.906 bidang yang dibutuhkan.
Secara umum, kata Krido, proses sosialisasi pengadaan tanah di wilayah perdesaan lebih mudah dibandingkan nanti saat sosialisasi dilakukan di wilayah perkotaan.
Dia menilai, proses pengadaan tanah di wilayah perkotaan lebih runyam dikarenakan permasalahannya lebih kompleks. Selain status kepemilikan lahan, tim juga melihat masalah perizinan apalagi jika lahan tersebut digunakan untuk usaha.
Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Totok Wijayanto mengatakan sosialisasi pengadaan jalan tol di wilayah Sleman dilanjutkan pada bulan ini. Dari 20 desa yang sudah mendapatkan sosialisasi, tim baru memberikan sosialisasi kepada empat desa. "Untuk Desa Purwomartani kami jadwalkan Januari ini," kata Totok.
Sembari melakukan sosialisasi lanjut Totok, Tim Persiapan juga terus menyelesaikan tugas validasi data tanah di keempat desa yang sudah mendapatkan sosialisasi. Proses validasi data tanah tersebut akan digunakan oleh Tim Persiapan untuk tahap publik hearing. "Validasi data tanah itu data awal sebelum izin penetapan lokasi (penlok) dikeluarkan," katanya.
Dia optimistis, pelaksanaan sosialisasi berjalan lancar sehingga pada antara Agustus hingga Oktober 2020 bisa masuk tahapan pembebasan lahan dan pembayaran ganti untung bagi warga terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.