Ring Road Monjali Bakal Diubah Jadi Jalan Tol, Warga Sebut Tanah di Lokasi Rp15 Juta per Meter

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Nicolous Irawan
19 Desember 2019 21:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Rencana penggunaan Ring Road Utara Monjali untuk tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen bikin penasaran warga setempat.

Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen yang melintasi wilayah DIY rencananya sebagian akan menggunakan lahan Ring Road atau at grade. Sebagian besar lainnya dibangun melayang atau eleveted. Adapun jalan tol at grade akan dibangun tak lebih dari dua kilometer melintasi Ring Road Monjalai hingga mendekati fly over Jombor. 

Ketua RT 07 RW 23 Padukuhan Jombor Kidul Desa Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman Wartono, 65, mengatakan jika warga menyambut baik atas rencana pembangunan jalan tol Jogja-Solo yang digadang-gadang akan melewati Ring Road Utara Monjali.

Namun, warga sampai saat ini belum mendapatkan sosialisasi dari pemangku kebijakan. Warga juga menuntut adanya ganti untung jika ada pengalihan lahan.

"Sampai saat ini desa belum bisa memberikan jawaban terkait dengan pembangunan tol Jogja-Solo yang akan melewati tol Ring Road Utara terutama di Monjali," ujar Wartono kepada Harianjogja.com, Kamis (19/12/2019).

Warga di sekitar fly over Jombor juga sudah mulai bertanya-tanya terkait dengan rencana pembangunan tol. 

"Rencananya akan dibuat untuk pintu exit, mereka ingin ganti untung seuntung-untungnya, menurut pasaran, harga tanah di situ sudah menyentuh angka Rp15 juta per meter," ungkapnya.

Sebaliknya, wilayah Wartono memang agak jauh dari ring road. Warga di daerahnya juga masih belum bertanya-tanya terkait dengan upaya pembangunan tol. "Kalau daerah kami memang agak jauh dari ring road," imbuhnya.