Komisi B DPRD Kota Jogja Minta Target Pendapatan 2027 Realistis
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo. ANTARA/Luqman Hakim
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja membongkar tiga tenda lapak kopi dadakan di Jembatan Kewek karena dinilai tidak sesuai peruntukan ruang publik, Rabu (24/12/2025).
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, mengonfirmasi telah memerintahkan Satpol PP Kota Jogja untuk melakukan pembongkaran mulai malam ini. Langkah ini diambil untuk menjaga fungsi fasilitas umum yang saat ini tengah dalam proses perbaikan.
Hasto menekankan bahwa keberadaan tenda lapak kopi tersebut tidak sesuai dengan peruntukan lokasi. Meski pedagang mengklaim telah mengantongi izin dari warga setempat, Pemkot Jogja menegaskan bahwa kawasan Jembatan Kewek adalah ruang publik yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas perdagangan permanen maupun semi-permanen.
“Tadi pagi saya sudah telepon Satpol PP agar malam ini ditertibkan. Saya hitung ada tiga tenda lapak kopi. Tenda-tenda mereka akan diganti dengan tenda Satpol PP untuk penjagaan,” tegas Hasto di Balai Kota Jogja, Rabu (24/12/2025).
Menurut Hasto, kemunculan lapak-lapak tersebut baru terjadi dalam beberapa hari terakhir. Lokasi tersebut sebelumnya merupakan akses jalan yang kini ditutup sementara untuk tahap awal perbaikan fasilitas umum.
“Sebelumnya kan jalan, bukan tempat jualan. Lokasi itu seharusnya digunakan untuk menaruh material perbaikan atau mendirikan tenda petugas keamanan, bukan untuk jualan kopi,” imbuhnya.
Pemkot Jogja memastikan akan terus memantau lokasi tersebut. Jika di kemudian hari muncul kembali aktivitas serupa, pihak berwenang tidak akan segan untuk melakukan pembubaran kembali.
Terkait nasib pedagang, Hasto menilai penertiban ini tidak mengganggu mata pencaharian tetap warga karena para penjual tersebut baru saja berpindah ke lokasi Jembatan Kewek. "Lah wong dia biasanya tidak di situ kok," ujar Hasto.
Ia menjamin bahwa proses penertiban oleh Satpol PP akan dilakukan secara persuasif dan tanpa kekerasan. Targetnya, pada Kamis (25/12/2025) pagi, area Jembatan Kewek sudah steril dari lapak dagangan dan telah berdiri tenda pengawasan dari Satpol PP Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.