Banjir Nepal: 261 Wisatawan Asing Selamat, 320 Hilang Kontak
Banjir bandang Nepal menyelamatkan 261 wisatawan asing, sementara 320 lainnya masih belum dapat dihubungi.
Ilustrasi kendaraan yang didominasi roda empat mengular di Pertigaan Kranggan, Bokoharjo atau di selatan Candi Prambanan, Sleman. Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, JOGJA—Arus kendaraan menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpantau tinggi menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, dengan total 371.241 kendaraan tercatat masuk hingga hari keempat Operasi Lilin Progo 2025.
Data tersebut dihimpun dari kamera CCTV Smart Province di delapan titik perbatasan DIY dengan Jawa Tengah. Jalur Tempel menjadi pintu masuk terpadat dengan 111.349 kendaraan, disusul simpang Kikis Joholanang sebanyak 84.929 kendaraan.
Sementara itu, kendaraan yang keluar dari wilayah DIY juga cukup tinggi, mencapai 354.671 kendaraan. Jalur Tempel kembali mencatat volume tertinggi arus keluar dengan 122.002 kendaraan, diikuti Prambanan sebanyak 98.819 kendaraan.
"Pergerakan masyarakat menuju DIY jelang Nataru cukup tinggi. Berdasarkan data yang kami himpun, total ada 371.241 kendaraan yang masuk," ujar Kepala Bidang Humas Polda DIY Komisaris Besar Polisi Ihsan, Rabu (24/12/2025).
Ihsan menyampaikan data tersebut diperoleh dari pemantauan kamera CCTV Smart Province yang tersebar di delapan titik perbatasan DIY dengan Jawa Tengah.
Dari seluruh pintu masuk, Tempel tercatat sebagai titik terpadat dengan volume 111.349 kendaraan, disusul simpang Kikis Joholanang sebanyak 84.929 kendaraan.
Sementara itu, arus kendaraan yang meninggalkan wilayah DIY hingga hari keempat operasi juga terpantau tinggi, yakni mencapai 354.671 kendaraan.
Jalur Tempel kembali menjadi titik terpadat untuk arus keluar dengan 122.002 kendaraan, diikuti Prambanan sebanyak 98.819 kendaraan.
Menurut Ihsan, kepadatan arus lalu lintas tersebut didominasi kendaraan roda dua dan mobil pribadi. Adapun rentang waktu paling ramai terjadi pada pagi hari pukul 06.00–10.00 WIB serta sore hari pukul 14.00–17.00 WIB.
"Kami mengimbau pengendara untuk mengantisipasi kepadatan pada jam-jam tersebut agar perjalanan lebih nyaman," katanya.
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama Operasi Lilin Progo 2025, Ihsan memastikan Polda DIY terus menyiagakan personel di pos pengamanan dan pos pelayanan di titik-titik strategis.
"Jika merasa lelah, mengantuk, atau membutuhkan informasi rute perjalanan, silakan singgah di pos pelayanan terdekat. Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi fisik yang tidak prima," katanya.
Polda DIY mengimbau pengguna jalan mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada jam sibuk serta memanfaatkan pos pengamanan dan pelayanan demi perjalanan aman selama Operasi Lilin Progo 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banjir bandang Nepal menyelamatkan 261 wisatawan asing, sementara 320 lainnya masih belum dapat dihubungi.
Gelora Seni 17-an di Lemahdadi Bantul menghadirkan pertunjukan lintas generasi, dari tari hingga Jathilan, dalam HUT ke-81 RI.
BTN memperkuat penyaluran FLPP di Jambi dengan mendorong rumah subsidi berkualitas dan tingkat keterhunian yang mencapai 95,07%.
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.
DPRD Jogja meminta kantong parkir disiapkan sebelum Malioboro full pedestrian untuk mencegah parkir liar, macet, dan pungutan tak sesuai aturan.
Kejagung menyita aset bos PT QSS Sudianto alias Aseng senilai Rp338,35 miliar terkait dugaan korupsi pertambangan bauksit.