Menlu Sugiono Hadiri Rangkaian Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Menlu Sugiono menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran sekaligus membahas kerja sama bilateral dan isu perdamaian dunia.
Ilustrasi Pilkada
Harianjogja.com, JOGJA—DPD Partai Nasdem Gunungkidul memastikan tidak akan memberikan perlakukan khusus kepada bakal calon (balon) Bupati Gunungkidul Wahyu Purwanto yang juga adik ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ketua DPD Partai Nasdem Gunungkidul Suparjo mengakui nama Wahyu Purwanto yang tak lain adalah adik ipar Jokowi telah diajukan ke DPP Partai Nasdem untuk mendapatkan rekomendasi bersama pasangan wakilnya Bahron Rasyid. Selain dua nama itu, pihaknya juga mengajukan empat pasangan balon lainnya untuk bersaing mendapatkan restu dari DPP Nasdem.
Anggota DPRD DIY ini menegaskan meski masih ada hubungan kerabat dengan presiden namun Nasdem akan memilih secara profesional dan belum tentu mendapatkan prioritas. “Enggak, enggak begitu [ipar Jokowi diprioritaskan], Nasdem akan menentukan itu terpilih sebagai bakal calon atau tidak berdasarkan survei elektabilitas dan kapabilitas, bukan karena saudara A,B,C, D [pejabat] tidak,” ungkapnya, Selasa (14/1/2020).
Suparja mengatakan Wahyu Purwanto merupakan adik ipar dari Presiden Jokowi, dari rekam jejak yang ia perhatian pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Gunungkidul. “Adik ipar Jokowi pas [usianya di bawah Jokowi], rekam jejaknya, ya pernah jadi Rektor UGK [Universitas Gunungkidul],” ucapnya.
Tetapi, Suparja mengakui Wahyu Purwanto yang berpasangan dengan Bahron memiliki elektabilitas yang cukup tinggi di Gunungkidul. Selain itu visi misi yang disampaikan saat penjaringan juga dinilai paling sesuai dengan situasi dan kondisi untuk menangani persoalan di Gunungkidul. Nilai lebih lainnya, Wahyu – Baron termasuk paling sering terjun ke masyarakat seperti halnya Mayor Sunaryanta.
“Kalau dari peringkatnya yang jelas Wahyu dan Bahron ini punya visi misi yang cocok sesuai kondisi alam Gunungkidul saat ini. Sehingga kami menunggu keputusan DPP siapa yang mau diangkat, tetapi DPP akan mempertimbangkan siapa yang mempunyai elektibilitas dan kapabilitas melalui lembaga survei. Hasil surveinya yang aktif dua, Wahyu - Bahron dan kandidat Mayor Sunaryanto, dua kandidat paling tinggi,” katanya.
Terkait Bahron yang saat ini menjadi Kepala Disdikpora Gunungkidul, pihaknya melakukan komunikasi dan memastikan jika sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP Nasdem akan segera mengajukan pengunduran diri sebagai PNS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menlu Sugiono menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran sekaligus membahas kerja sama bilateral dan isu perdamaian dunia.
Baku tembak terjadi di Festival Salsa on St. Clair, Toronto, Kanada. Dua orang tewas dan enam lainnya terluka dalam insiden tersebut.
DIY mencatat 25 kasus kusta hingga triwulan II 2026. Pemda memperkuat skrining, deteksi dini, dan edukasi untuk mempercepat eliminasi kusta.
KPK menyita uang tunai dan emas 2,5 kilogram dari rumah di Laweyan yang diduga menjadi safe house Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Kylian Mbappe memimpin daftar kontribusi gol Piala Dunia 2026 dengan 11 keterlibatan gol, unggul tipis atas Lionel Messi.
Komjak meminta Kejagung segera menetapkan Jampidsus definitif usai Febrie Adriansyah mundur dan telah menginventarisasi 10 nama calon.