Mensos Juliari Ingin Bantuan Warga Miskin Tak Lagi Pakai Kartu, tapi Lewat Smartphone

Ilustrasi BPNT. - Bisnis Indonesia
24 Januari 2020 00:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-- Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara menginginkan agar warga miskin yang mengakses bantuan lebih dipermudah dengan kemajuan teknologi. Saat ini bantuan sembako misalnya yang dulunya diberikan langsung sekarang sudah melalui kartu dan ke depannya perlu terus diperbaharui motodenya.

“Saya pengen kalau perlu BPNT ini nanti enggak usah pakai kartu lagi, cukup di smartphone, seperti cukup pakai barcode. Agar kalau kartu ketinggalan tidak bingung, karena orang-orang sekarang selalu bawa smartphone,” kata Juliarti saat menyampaikan pengarahan kepada 70 pegawai Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) DIY di Kasihan, Bantul, Kamis (23/1/2020).

Menurut Juliarti kemajuan teknologi semakin canggih, maka perlu juga dimanfaatkan dalam penyaluran bantuan untuk warga miskin. Selain penyaluran melalui telepon pintar, ke depan, kata dia, bisa juga tidak lagi harus melalui e-warung seperti yang masih dilakukan saat ini, namun bisa melalui aplikasi semacam gofood sehingga memudahkan masyarakat dengan teknologi.

Salah satu peran B2P3KS adalah melakukan penelitian tentang bantuan dan penyalurannya. Ia berharap B2P3KS benar-benar bisa memproduksi produk-produk penelitian dan pengembangan yang aplikatif dan efektif.

Mensos menambahkan bahwa bantuan pangan non tunai atau BPNT dan bantuan program kelarga harapan (PKH) akan tetap dipertahankan meski menterinya berganti.

Kedua program tersebut dinilainya cukup efektif dalam upaya pengentasan kemiskinan. Bahkan dua jenis bantuan tersebut akan dimasukkan dalam undang-undang perlindungan dan bantuan sosial untuk menjamin keberlanjutan yang sedang disusun drafnya.