Advertisement
Masih Harus Menjaring Kandidat, Golkar Belum Tentukan Sikap di Pilkada Bantul
Jumpa pers di kantor DPD Golkar Bantul, Senin (27/1/2020). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Bantul sampai saat ini belum menentukan sikap politik pada Pilkada 2020. Partai berlambang pohon beringin ini masih menunggu proses penjaringan dan tidak ingin terpengaruh sikap sejumlah partai politik yang sudah memastikan arah dukungan kepada bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul.
Ketua DPD Golkar Bantul Paidi mengatakan peta politik Bantul masih cair dan ada kemungkinan berubah, meski beberapa partai sudah menyatakan sikap. Paidi mengatakan elektabilitas bakal calon petahana, baik Suharsono maupun Abdul Halim Muslih, masih tinggi dibandingkan dengan bakal calon lainnya. Ia juga menilai kedua sosok tersebut juga cukup baik.
Advertisement
Namun keduanya kemungkinan akan maju sendiri-sendiri.
“Golkar belum menentukan sikap. Golkar masih tegak berdiri,” kata Paidi dalam jumpa pers di kantor DPD Golkar Bantul, Senin (27/1/2020).
Golkar juga belum bisa memutuskan wacana membangun poros tengah yang dilontarkan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Paidi mengatakan Golkar patuh pada aturan partai yang mengharuskan penjaringan bakal calon sebelum menentukan arah dukungan.
Penjaringan bakal calon akan dibuka selama tiga hari pada 2-5 Januari mendatang pada pukul 09.00-14.00 WIB di kantor DPD Golkar Bantul. Siapa pun, kata Paidi, berhak mendaftar.
Ketua Tim Penjaringan Heru Sudibyo mengatakan bakal calon yang mendaftar lewat Golkar akan disosialisasikan kepada kader Golkar dari tingkat kabupaten hingga desa. Nama bakal calon juga akan dimintai rekomendasinya di tingkat pengurus provinsi hingga pusat. Heru mengaku sejauh ini sudah ada bakal calon yang akan mendaftar dari kalangan internal Golkar maupun eksternal partai. “Nama-namanya bisa diketahui nanti setelah tanggal 5 Februari,” kata dia.
Heru mengatakan nama bakal calon kemungkinan akan mendapat rekomendasi DPP Golkar pada Maret-April mendatang.
Golkar juga sedang membangun komunikasi dengan sejumlah partai untuk menemukan kecocokan koalisi dalam mengusung paket pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul. Koalisi harus dilakukan karena Golkar hanya punya lima kursi di DPRD Bantul sehingga masih kurang empat kursi untuk mengusung paket bakal calon. Heru Golkar akan ikut mengusung paket bakal calon bersama partai lainnya, dan bukan sekadar pendukung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Izinkan Kapal Pakistan Lintasi Selat Hormuz di Tengah Konflik
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
Advertisement
Advertisement







