Pria Ngamuk Bawa Kertas Silsilah Brawijaya Diamankan Satpol PP Kulonprogo

Ilustrasi penderita gangguan jiwa. - Antara
07 Februari 2020 15:52 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, PENGASIH - Seorang warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah harus berurusan dengan aparat lantaran membuat keonaran di wilayah Kapanewon Pengasih dan Wates.

Dari informasi yang dihimpun Harian Jogja, peristiwa itu terjadi pada Kamis (6/2/2020) kemarin. Pria berinisial MK itu diketahui mengamuk di Jalan Tobanan, Dusun Dayakan, Kalurahan Pengasih. Masyarakat yang resah lantas melaporkan hal itu ke kepolisian setempat.

Namun saat didatangi di lokasi, MK sudah tidak ada. Kepolisian lantas melakukan penyisiran. Tak berselang lama, muncul laporan dari masyarakat bahwa MK melakukan tindakan serupa di kawasan Jogoyudan, Kapanewon Wates, tepatnya di selatan palang pintu kereta api.

Di tempat itulah MK akhirnya ditangkap. MK yang kemudian diperiksa kepolisian lantas dibawa ke Satuan Polisi Pamong Praja Kulonpogo untuk dilakukan pembinaan.

Kasi Pengendalian dan Operasional Satpol PP Kulonpogo, Sartono, membenarkan hal tersebut. Sartono menerangkan penangkapan MK dilakukan oleh jajaran Polsek Pengasih dan Wates. MK ditangkap karena diduga membuat keonaran yang meresahkan masyarakat.

Sartono mengatakan saat diperiksa di kantor Satpol PP Kulonpogo, MK terlihat seperti orang linglung. MK juga membawa secarik kertas berisikan silsilah Brawijaya, Raja Kerajaan Majapahit. "Pas kami tanya-tanya kenapa mengamuk, dia gak mau jawab, ngomongnya juga gak jelas cuma sempet ngaku kalau orang Purworejo," ujar Sartono, Jumat (7/2/2020).

Atas perbuatannya MK tidak dikenakan sanksi maupun hukuman. Namun karena terindikasi sebagai gelandang yang mengidap gangguan jiwa, oleh Satpol PP, MK dibawa ke Assesmen Center Panti Karya Yogyakarta, Dinas Sosial DIY. "Kemarin sudah kami antar ke Assesmen Center untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.