Anggaran Dropping Air BPBD Gunungkidul Makin Menipis
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Gunungkidul. /JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kontrak pembangunan Taman Budaya di Desa Logandeng, Playen akan berakhir pada Juni 2021. Meski demikian, Dinas Kebudayaan Gunungkidul optimistis pengerjaan bisa lebih cepat dari yang direncanakan.
Kepala Bidang Pelestarian dan Nilai Budaya, Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Agus Mantara mengatakan, pembangunan taman budaya menggunakan skema tahun jamak dan rekanan pengerjaaan sudah dilelangkan di tahun lalu.
Skema tahun jamak dinilai lebih tepat dalam pengerjaan karena nilai dari pembangunan yang sangat besar. “Pagunya mencapai Rp151 miliar, tapi setelah ditentukan pemenangan anggaran untuk pembangunan hanya Rp121 miliar,” kata Agus, Kamis (6/2/2020).
Menurut dia, meski di awal tahun, proses pembangunan taman budaya jalan terus. Dilihat dari perkembangan pengerjaan memiliki progres yang bagus. Malahan, sambung Agus, pengerjaan bisa selesai lebih cepat. “Kontraknya kan selesai Juni 2021, tapi ada info bisa selesai di akhir 2020. Ya kita tunggu saja perkembangannya seperti apa,” ungkapnya.
Agus pun optimistis pembangunan bisa selesai lebih cepat. Untuk memastikan pengerjaan sesuai dengan kaulifikasi, maka setiap Rabu dilaksanakan koordinasi terkait dengan perkembangan dalam pembangunan. “Terus dipantau dan diawasi. Mudah-mudahan taman budaya bisa diresmikan sebelum Ibu Bupati [Badingah] purna tugas di Februari 2021,” katanya.
Untuk bisa mencapai target ini, maka harus ada persiapan yang matang. Selain menunggu proses penyelesaian pembangunan, keberadaan taman budaya juga harus didukung berbagai fasilitas pendukung lainnya. “Mebeler itu sudah pasti dan nantinya juga ada peralatan untuk mendukung panggung pementasan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Eddy Praptono. Menurut dia, pengerjaan taman budaya bisa diselesaikan lebih cepat. “Kontraknya memang sampai Juni 2021, tapi mudah-mudahan selesainya lebih cepat,” katanya.
Eddy menjelaskan, pembangunan taman budaya melalui proses yang panjang. Di tahun-tahun awal, pembangunan masih menggunakan skema tahun tunggal, namun mulai 2019 diubah dengan skema tahun jamak.
Menurut dia, skema multiyears dinilai memiliki banyak keuntungan, salah satunya menyangkut penyelesaian administrasi pertanggunjawaban hingga proses pemeliharan di lapangan.
“Yang jelas hanya sekali lelang dan taman budaya langsung dibangun hingga selesai. Kalau tahun tunggal, setiap tahun harus lelang dan ini butuh waktu sehingga dapat berpengaruh terhadap pengerjaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia sejak dini hari hingga malam. Cek jadwal YIA-Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Palur, Solo hingga Stasiun Jogja. Cek jam kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, termasuk jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.