Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Ketua DPD PDIP DIY, Nuryadi (dua dari kiri) saat menanam bibit pohon sengon untuk penghijauan di kawasan Bendungan Jowinantang, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Minggu (9/2/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi, memastikan belum ada rekomendasi yang turun terkait dengan bakal calon kepala daerah yang akan diusung di Pilkada Gunungkidul. Hal ini sekaligus menepis rumor yang berkembang di masyarakat terkait dengan pencalonan di partainya.
“Belum ada calon karena rekomendasi belum turun, karena keputusan apapun semuanya dari DPP,” kata Nuryadi kepada wartawan di sela-sela kegiatan penanaman 1.000 pohon di kawasan Bendungan Jowinantang, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Minggu (9/2/2020).
Partai peraih kursi terbanyak di DPRD Gunungkidul ini sudah menjaring bakal calon kepala daerah di September 2019. Total ada delapan orang yang mendaftar, dengan rincian tujuh orang melalui penjaringan di DPC PDI Perjuangan Gunungkidul dan satu pendaftar melamar melalui DPD PDI Perjuangan DIY.
Berdasar kabar yang beredar, ada dua kandidat yang muncul dari delapan nama mendaftar, yakni Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan dan Aset (DPPA) DIY, Bambang Wisnu Broto dan Mayor Sunaryanto. Bahkan keduanya disebut-sebut bakal berpasangan dalam pertarungan pilkada di Gunungkidul.
Meski demikian, Nuryadi membantah hal tersebut dan menganggap berita itu sebagai rumor yang belum ada dasarnya. Menurut dia, keputusan pengusungan berdasarkan rekomendasi dari DPP. Hal ini diperkuat dengan adanya pernyataan tertulis hitam di atas putih. “Kalau tidak ada bukti berarti hanya isu dan setiap orang bisa memunculkannya. Saya tegaskan hingga saat ini belum ada rekomendasi dari DPP terkait dengan siapa calon yang diusung,” kata Ketua DPRD DIY ini.
Disinggung mengenai turunnya rekomendasi, Nuryadi mengaku masih menunggu. Ia memprediksi di pekan ketiga Maret 2020 sudah ada nama yang muncul dan diusung dalam pilkada di Gunungkidul. “Tidak sampai akhir Maret. Tidak lama lagi [rekomendasi] turun, apalagi di beberapa daerah sudah ada rekomendasi yang turun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.