Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Hujan lebat dan angin kencang di Kota Jogja./Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA-- Hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di DIY, pada Sabtu (15/2/2020) siang.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem itu terjadi seluruh wilayah Sleman, Kabupaten Bantul bagian tengah dan barat, Kulonprogo bagian Utara dan selatan, serta Gunungkidul bagian selatan dan utara.
Namun, di Kota Jogja dan Kota Wates, diperkirakan terjadi hujan lokal.
Pada malam hari, wilayah Bantul dan Wates juga diperkirakan terjadi hujan lokal. Adapun di Sleman, Gunungkidul dan Kota Jogja diprediksi berawan.
Pada dini hari, hujan lokal diprediksi terjadi Sleman dan Gunungkidul, sedangkan Bantul, Wates dan Jogja diprediksi berawan.
Suhu udara di DIY diperkirakan bervariasi mulai 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban 60 hingga 95%.
BMKG juga mengingatkan warga untuk waspada terjadinya gelombang tinggi di pantai selatan yang diprediksi mencapai 2,5 hingga 3 meter. Angin diprediksi bertiup dari barat daya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Katia Itzel Garcia mencetak sejarah sebagai perempuan Meksiko pertama yang menjadi wasit utama laga Piala Dunia putra saat memimpin Tunisia vs Belanda.
Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Bantul dilanjutkan 2,05 km dengan anggaran Rp15,81 miliar hingga akhir 2026.
Empat laga 32 besar Piala Dunia 2026 resmi terkonfirmasi, termasuk Brasil vs Jepang dan Belanda vs Maroko.
Forbes merilis daftar miliarder wanita termuda dunia 2026. Amelie Voigt Trejes menjadi yang termuda, sementara Luana Lopes Lara tercatat sukses membangun kekaya
SK Hynix menghapus syarat gelar sarjana untuk rekrutmen karyawan. Perusahaan chip asal Korea Selatan kini lebih fokus pada kemampuan dan talenta AI.