Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Hujan lebat dan angin kencang di Kota Jogja./Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA-- Hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di DIY, pada Sabtu (15/2/2020) siang.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem itu terjadi seluruh wilayah Sleman, Kabupaten Bantul bagian tengah dan barat, Kulonprogo bagian Utara dan selatan, serta Gunungkidul bagian selatan dan utara.
Namun, di Kota Jogja dan Kota Wates, diperkirakan terjadi hujan lokal.
Pada malam hari, wilayah Bantul dan Wates juga diperkirakan terjadi hujan lokal. Adapun di Sleman, Gunungkidul dan Kota Jogja diprediksi berawan.
Pada dini hari, hujan lokal diprediksi terjadi Sleman dan Gunungkidul, sedangkan Bantul, Wates dan Jogja diprediksi berawan.
Suhu udara di DIY diperkirakan bervariasi mulai 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban 60 hingga 95%.
BMKG juga mengingatkan warga untuk waspada terjadinya gelombang tinggi di pantai selatan yang diprediksi mencapai 2,5 hingga 3 meter. Angin diprediksi bertiup dari barat daya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.
Mantan Ketua Dewan Kebudayaan Sleman, Dwijo, mendorong Taman Budaya Sleman menjadi pusat informasi komprehensif potensi budaya.
Regrouping SDN Hargomulyo ditolak warga. DPRD Kulonprogo meminta Disdikpora, sekolah, dan wali murid duduk bersama mencari solusi.
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Event 21–23 Agustus 2026 di Sleman dan DIY dinilai mendorong hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.