Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL - Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah DIY menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menewaskan seorang pengemudi.
Pohon tumbang menimpa mobil dan menyebabkan pengemudi bernama Sami Utomo alias Samidi, 51, warga Bawuran II, Desa Bawuran, Kecamatan Pleret, Bantul meninggal dunia.
Ketua Forum Komunikasi Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Terong, Kemijo, mengatakan peristiwa nahas yang memakan korban jiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, di Simpang Empat Terong, Dlingo, setelah hujan sejak pukul 14.30 WIB.
Saat itu korban baru saja pulang dari wilayah Desa Temuwuh atau dari arah timur. Korban bermaksud pulang ke arah barat atau jalur Cinomati. Namun sampai Simpang Terong, pohon beringin berukuran besar tumbang dan menimpa mobil yang dikendarai korban.
Batang pohon ukuran besar itu tepat mengenai bodi mobil. "Korban tergencat. Tapi sudah dievakuasi dan kondiainya sudah meninggal dunia," kata Kemijo.
Kemijo mengatakan proses evakuasi membutuhkan waktu hampir dua jam baru karena pohon beringin yang diperkirakan berusia ratusan tahun ini cukup besar. Pohon harus dipotong-potong terlebih dahulu.
Evakuasi melibatkan sejumlah unsur dari FPRB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, SAR DIY Distrik Bantul, dan TNI-Polri serta sejumlah relawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan lalu lintas di Tanzania dan Italia menewaskan total 14 orang. Puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat.
Harga pangan hari ini 3 Agustus 2026 mayoritas stabil. Cabai rawit merah, daging ayam, dan telur naik, sementara bawang dan cabai merah turun.
Indonesia menghadapi Vietnam pada Grup A Piala AFF 2026. Laga di Pakansari menjadi ujian sesungguhnya Garuda untuk mengunci tiket semifinal.
Sinergi KDMP dan Program MBG mulai memberi kepastian pasar hasil budi daya masyarakat melalui penyerapan SPPG, kata Menko Pangan Zulhas.
Harga CPO diproyeksikan tetap tinggi sepanjang 2026 didorong implementasi B50, ketatnya pasokan, dan dampak El Niño di Asia Tenggara.