NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA-Cuaca ekstrem yang melanda DIY, Jumat (14/2/2020) sore menimbulkan sejumlah kerugian.
Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengakibatkan belasan pohon tumbang, bangunan ambruk hingga kendaraan yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang. BPBD DIY menyebut sebagian besar kejadian telah ditangani petugas.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan hingga pukul 17.00 WIB sore ini, ada 13 titik yang mengalami hujan dan angin kencang di Kota Yogyakarta. Alhasil, ada enam pohon tumbang, dan empat rumah mengalami kerusakan. Tak hanya itu, sebagian daerah juga mengalami pemadaman listrik seperti di Jl Bung Tarjo, Gondokusuman, Yogyakarta.
Selain itu, ada gedung pemerintahan, Rumah Sakit, satu unit mobil, satu unit motor yang mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang. Ada pula jaringan listrik yang tertimpa pohon tumbang, dan sempat terjadi pula peningkatan volume air di Sungai Code dan Sungai Gajahwong, namun masih dalam ambang normal.
"Secara umum ada pohon tumbang, ada atap plafon yang ambruk, kemudian ada tembok parkiran (Rumah Sakit) Bethesda itu ambruk. Tapi kebanyakan pohon tumbang," katanya saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Jumat (14/2/2020).
Tak hanya di Kota Yogyakarta, Biwara menyebut ada 18 titik pohon tumbang di Kabupaten Sleman. Selain itu, sebuah tempat usaha 1 mengalami kerusakan, satu reklame roboh, 13 rumah rusak dan satu tempat ibadah juga mengalami kerusakan.
Biwara meyebut ada dua akses jalan yang terganggu akibat pohon tumbang, serta ada tiga jaringan listrik dan satu jaringan telepon yang rusak karena diterpa hujan deras disertai angin kencang. Meski tidak ada korban, dia menyebut ada satu orang yang mengalami luka ringan.
Sedangkan di Kabupaten Bantul, Biwara menyebut terjadi dua titik angin kencang yang berdampak pada tumbangnya sebuah pohon dan dua unit rumah mengalami kerusakan.
"Saat ini ada yang sudah (terkondisi) dan ada yang baru dikondisikan (oleh petugas di lapangan)," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO atas amanah Presiden Prabowo Subianto. Ini tahapan pemilihannya.
Ondrej Rudzan membidik starting XI PSIM Jogja. Bek Republik Ceko itu siap bermain di posisi apa pun demi membantu tim meraih kemenangan.
DPRD DIY menyoroti kesiapan SAR menghadapi bencana. Basarnas Jogja memiliki 117 personel dan belum punya alut untuk operasi SAR di tengah laut.
TelkomGroup Prioritaskan Stabilitas Jaringan Selama Fase Normalisasi Pascabencana
Kemenkes mengirim ratusan ribu masker dan oksigen untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat asap karhutla yang berdampak pada 7 provinsi.