Permintaan MBG Naik, Budidaya Patin Bantul Ikut Panen Cuan
Program MBG meningkatkan permintaan ikan patin di Bantul dan membawa dampak positif bagi pembudidaya ikan air tawar.
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dibagikan kepada siswa selama Ramadan 2026 dengan penyesuaian waktu dan mekanisme distribusi.
Pemkab Bantul saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat, sementara skema sementara yang disiapkan adalah pembagian makanan saat siswa pulang sekolah atau menjelang waktu berbuka puasa.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Bantul, Hermawan Setiaji, mengatakan pada prinsipnya pemerintah daerah siap melaksanakan program tersebut selama bulan puasa.
“MBG di bulan puasa tetap dibagikan. Untuk menunya nanti diatur supaya tetap layak dikonsumsi saat buka puasa,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Ia menjelaskan, mekanisme sementara yang disiapkan adalah pembagian makanan dilakukan saat jam pulang sekolah, sambil menunggu kepastian kebijakan dari kementerian terkait.
“Sedangkan untuk pembagiannya pas jam pulang sekolah, nanti menyesuaikan kebijakan dari kementerian. Kita masih menunggu juga,” katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bantul juga mengusulkan agar distribusi makanan selama Ramadan dilakukan pada sore hari. Skema tersebut dinilai lebih ideal untuk menjaga kualitas makanan sekaligus menyesuaikan waktu konsumsi saat berbuka puasa.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menyampaikan hingga kini pemerintah daerah belum menerima petunjuk teknis secara detail mengenai mekanisme penyaluran MBG selama Ramadan. Meski demikian, ia menegaskan keberlangsungan program tetap menjadi prioritas.
“Kami belum dapat informasi teknisnya, tapi harapan kami yang penting setiap hari siswa tetap mendapatkan MBG. Soal teknisnya mau dibagikan sepulang sekolah atau menjelang buka puasa, itu nanti diatur. Yang jelas jangan sampai terputus,” kata Aris, Rabu (28/1/2026).
Menurutnya, tujuan utama MBG adalah memastikan pemenuhan gizi siswa berlangsung secara berkelanjutan, termasuk saat bulan puasa. Oleh karena itu, pola distribusi perlu dirancang cermat, terutama ketika jam belajar mengalami penyesuaian.
“Kalau hari sekolah mungkin bisa diberikan sepulang sekolah atau lebih baik dibagikan sore ketika hendak buka puasa. Tapi kalau hari libur, harapan kami menjelang buka puasa bisa diberikan. Mau diambil di sekolah atau bagaimana, teknisnya menyesuaikan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program MBG meningkatkan permintaan ikan patin di Bantul dan membawa dampak positif bagi pembudidaya ikan air tawar.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.
Prancis umumkan skuad Piala Dunia 2026. Camavinga dan Kolo Muani dicoret, Mbappe tetap jadi andalan utama Les Bleus.