Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Sleman Janji Perkuat Layanan
BPJS Ketenagakerjaan Sleman memperingati Harpelnas 2026 dengan komitmen memperkuat pelayanan, memperluas perlindungan dan memberdayakan pekerja.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaksanaan pilkada serentak pada September mendatang diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk memilih calon yang mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan. Di antaranya tidak memilih calon yang kental dengan politik indentitas.
Kompartemen Ideologi Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni (DPP PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Arief Surahman, mengatakan tahun ini masyarakat Indonesia akan melaksanakan pilkada di 270 kabupaten, kota dan provinsi. Pesta demokrasi tersebut diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk kembali meneguhkan identitas dan nilai-nilai kebangsaan.
"Jangan sampai, politik identitas yang terjadi selama Pemilu 2019 lalu terulang kembali selama pilkada nanti. Ini bisa dilakukan kalau kandidat yang diusung partai politik peserta pilkada tidak mengangkat politik identitas tetapi lebih pada program yang ditawarkan," kata Arief saat Talkshow Kebangsaan Penguatan Paham Kebangsaan bagi Milenial di Kampus UNY, Sabtu (15/2/2020).
Menurut pria yang mencalon diri sebagai kandidat bupati Sleman pada Pilkada 2020 ini, daerah dengan tingkat intoleransi tinggi biasanya rentan menjadikan politik identitas sebagai isu utama. Seorang kandidat dengan mudah menggoreng isu agama dan identitas untuk menyerang lawannya.
Agar tidak terjadi, maka parpol harus memilih kandidat yang minim resistensi terhadap politik identitas. Oleh karenanya, kata Arief, Parpol harus pintar memilih kandidat. Jika tidak maka akan sulit untuk mengobati masyarakat yang sudah terjebak dengan politik identitas. "Apa yang terjadi di DKI Jakarta itu salah satu contohnya. Ada kerusakan yang mendalam dan susah untuk mengobatinya. Sampai saat ini itu belum selesai," katanya.
Hal senada disampaikan oleh Rektor UNY Prof Sutrisna Wibawa. Menurutnya Pancasila harus tetap menjadi alat perekat keberagaman Indonesia. Sebab di dalamnya terdapat nilai-nilai yang bisa menyatukan keberagaman sebuah bangsa. "Di sini nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus ditanamkan melalui pendidikan karakter," kata bakal calon bupati Gunungkidul ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman memperingati Harpelnas 2026 dengan komitmen memperkuat pelayanan, memperluas perlindungan dan memberdayakan pekerja.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.
Persijap Jepara vs Borneo FC pada pekan kedua Super League 2026/27. Simak kondisi kedua tim dan prediksi pertandingannya.
DPRD Kulonprogo meminta hasil panen petani lokal diprioritaskan untuk memenuhi cadangan pangan daerah.
Muse kehilangan nama akun @muse di Instagram dan X setelah Meta memakai nama tersebut untuk agen AI baru. Bagaimana akun itu berpindah?