Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, BANTUL--Kendati masih enggan menyebur secara langsung, petahana itu sudah memastikan memilih mantan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul Totok Sudarto sebagai pendampingnya.
Totok justru mengaku sudah pasti digandeng Suharsono dalam Pilkada tahun ini. Kepastian itu, kata Totok, disampaikan langsung oleh Suharsono pada Rabu (19/2/2020) lalu. “Sudah [ada kesepakatan] kalau sebelumnya [keyakinan] 99 persen, kemarin [Rabu] beliau bilang 100 persen,” kata Totok, Sabtu (22/2/2020).
Dengan adanya kepastian tersebut, dia mengaku kian mantap melangkah dan melakukan berbagai kegiatan pemenangan dengan segala kemampuan yang dia miliki.
Meski bukan kader salah satu partai politik, tetapi di mengklaim punya jaringan yang cukup banyak. Bahkan Totok mengklaim sudah banyak sukarelawan yang siap mendukung, “Bukan hanya mendukung tapi nyengkuyung,” ucap Totok.
Soal mekanisme pendaftaran, dia menyerahkan sepenuhnya pada partai politik pengusung. Selain Gerindra, dia mengklaim sudah ada beberapa patai politik yang merapat.
Suharsono mengakui alasannya memilih kalangan birokrat menjadi bakal calon wakilnya di pilkada karena dirinya ingin fokus melanjutkan pembangunan untuk Bantul. Terlebih dirinya juga bukan orang partai politik. “Saya sementara ini memilih putra daerah yang anggun. Anggun itu artinya Asli Gunung, tebak sendiri siapa? Dia dari birokrat,” kata Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.
BMKG mencatat 11.869 titik panas di Kaltim pada 1-21 Agustus 2026 dan meminta penguatan mitigasi karhutla menjelang puncak panas.
DPRD Sleman menyoroti pencairan dana JPS yang dinilai perlu dipercepat. Dinsos Sleman mulai menyederhanakan tahapan permohonan bantuan