PILKADA BANTUL: 2 Hari Jelang Penutupan, Pendaftar Jalur Independen Masih Sepi

Perwakilan DPD Nasdem Bantul saat menyerahkan berkas pendaftaran bacaleg di Kantor KPU Bantul, Senin (16/7/2018). - Harian Jogja/David Kurniawan
22 Februari 2020 01:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Sampai hari ketiga tahap pengumpulan syarat dukungan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul dari jalur perseorangan atau independen di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul, masih sepi. KPU menduga pendaftar akan memilih waktu penyerahan syarat dukungan di hari terakhir.

"Informasi yang masuk ada satu pasangan bakal calon perseorangan yang tadinya akan menyerahkan syarat dukungan hari ini [Jumat] tapi ditunda. Katanya nanti Minggu, 23 Februari," kata Komisioner KPU Bantul, Joko Santoso, saat dihubungi Jumat (21/2/2020).

Joko mengatakan sejauh ini yang sudah mengkonfirmasi akan menyerahkan syarat dukungan tersebut adalah pasangan calon bupati dan wakil bupati Bantul, Hendri Hendradi dan Budi Suprayogi. Paslon tersebut yang selama ini aktif berkonsultasi dengan KPU soal syarat dukungan perseorangan.

KPU Bantul akan menunggu penyerahan syarat dukungan paslon perseorangan di hari terakhir sampai pukul 24.00 WIB. "Lewat dari batas tersebut sudah tidak bisa diterima," ujar Joko.

Sementara itu Ketua Tim Sukses Hendri Hendradi dan Budi Suprayogi, Herjunadi Kurniawan mengatakan rencana awal penyerahan syarat dukungan memang Jumat, namun dengan beberapa alasan sehingga ditunda sampai Minggu besok. "Pengerjaan berkas dan silon masih berlangsung," kata Herjunadi.

Sekedar diketahui syarat dukungan pasangan calon perseorangan harus mengumpulkan dukungan sebanyak 53.023 orang yang dibuktikan dengan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat. Sebaran dukungan minimal 50% dari luas wilayah atau sembilan kecamatan dari total 17 kecamatan.

Syarat dukungan KTP tersebut harus sudaj diinput dari nama sampai nomor KTP melalui sistem informasi pencalonan (Silon). Herjunadi mengatakan sejauh ini jumlah dukungan tidak masalah. Ia mengklaim sudah mendapat lebih dari 65.000 KTP.

Saat penyerahan syarat dukungan nanti rencananya Hendri Hendradi dan Budi Suprayogi juga ikut serta ke KPU Bantul. "Iya ikut," ujar Herjunadi. Hendri Hendradi sebelumnya menyatakan keseriusannya untuk maju dari jalur perseorangan dalam pilkada 2020 ini. Ia ingin melakukan perubahan salah satunya tidak tergantung partai politik.

Bahkan sampai akhir pendaftaran dirinya tidak akan tergoda masuk partai meski dipinang. "Kami ingin perjuangkan jalut independen terlepas lolos atau tidak," kata dia. Pengusaja jasa konstruksi ini mengklaim dari hasil penjaringan aspirasi di lapangan, banyak masyarakat yang bosan dengan janji-janji politik, karena setelah jadi terpilih lupa terhadap janjinya.

Selain itu ia juga ingin memerangi politik uang yang selama ini diakuinya masih marak saat pemilu. Pihaknya ingin membuktikan bahwa politik itu tidak harus mahal.