900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Harda Kiswoyo saat disumpah saat pelantikan Sekda Sleman, Selasa (25/2/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman Hardo Kiswoyo resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Senin (25/2/2020). Pelantikan dilakukan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman.
Sebelum akhirnya diisi oleh Hardo Kiswoyo, posisi Sekda Sleman sepeninggal Sumadi yang ditarik ke Pemda DIY, diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekda Sleman, Purwatno Widodo.
Hardo Kiswoyo, terpilih menjadi Sekda Sleman setelah melalui proses seleksi yang dimulai sejak Desember 2019 lalu. Selain Hardo, sejumlah nama sempat menjadi bakal calon Sekda Sleman, yakni Kepala Dispora Sleman Agung Armawanto; Inspektur Inspektorat Sleman Hery Dwikuryanto; Kepala Kesbangpol Sleman Hery Sutopo; dan Kepala Bappeda Sleman Kunto Riyadi.
Hardo Kiswoyo mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus ia selesaikan ke depannya. Salah satunya, memprioritaskan pembangunan fisik atau infrastruktur yang saat ini sedang dilakukan Pemkab. Ia berharap di masa jabatannya tidak ada lagi bangunan-bangunan dengan kualitas kurang baik. "Ini demi mewujudkan kenyamanan bagi masyarakat," ucapnya.
Meskipun jumlah ASN di Sleman terbatas, katanya, hal itu bukan menjadi penghalang untuk mewujudkan visi dan misi Sleman sebagai smart regency. Dia mengaku optimistis seluruh program yang dirancang akan berjalan dengan baik.
Menurutnya hal tersebut dapat diantisipasi dengan manajemen dan pengawasan yang baik. Seluruh potensi yang dimiliki Sleman akan dioptimalkan. "Kekurangan ASN bukan alasan yang dapat menghambat proses pembangunan. Saya secara pribadi akan lebih banyak menuangkan ide-ide untuk mengembangkan kemajuan masyarakat Sleman dan membantu tugas Bupati," katanya.
Hardo menggantikan Sekda Sleman sebelumnya, Sumadi yang telah menjabat selama tiga tahun. Sejak Rabu (29/1/2020) lalu, Sumadi resmi dilantik sebagai Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik.
Bupati Sleman Sri Purnomo berharap dengan pelantikan Sekda yang baru ini, dapat kian mengoptimalkan upaya Pemkab mewujudkan visi dan misi Sleman di 2021, yakni menjadikan Sleman sebagai smart regency.
Oleh karena itu Sri berharap di bawah penjabat Sekda yang baru visi dan misi tersebut harus bisa terwujud dengan baik.
Sekda, kata Bupati, harus mampu menggali potensi dirinya agar dapat menghadapi tantangan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan ke depan. "Tentu saja dalam bekerja harus mengedepankan prinsip kehati-hatian. Sekda harus bisa mengimplementasikan peraturan yang berlaku dengan berkoordinasi dengan instansi yang ada di Pemkab," ucap Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.