Jadi Kepala Dinas, Eling Priswanto Ungkap PR Besar Pariwisata DIY

Anisatul Umah
Anisatul Umah Jum'at, 28 Agustus 2026 13:47 WIB
Jadi Kepala Dinas, Eling Priswanto Ungkap PR Besar Pariwisata DIY

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X melantik 125 pejabat lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, administrator, dan pengawas lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan Jogja, Jumat (28/8/2026). Anisatul Umah-Harian Jogja.

Harianjogja.com, JOGJA— Eling Priswanto resmi memimpin Dinas Pariwisata DIY setelah dilantik Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai Kepala Dinas Pariwisata DIY, Jumat (28/8/2026). Ia menyebut sejumlah pekerjaan rumah harus segera dirampungkan, termasuk mendorong aktivasi Bandara YIA dan meningkatkan lama tinggal wisatawan di DIY.

Pelantikan Eling menjadi bagian dari pengukuhan 125 pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY. Prosesi berlangsung di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan Jogja, Jumat (28/8/2026), dan mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, administrator, serta pengawas lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.

Eling sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah DIY. Posisi tersebut kini ditempati Atik Sudarmi, yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Pariwisata DIY.

Selain Eling dan Atik, sejumlah pejabat lain juga mendapat penugasan baru. dr. Prahesti Fajarwati yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Jaminan Kesehatan Balai Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial Dinas Kesehatan DIY menjadi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DIY.

Sementara itu, Danang Samsurizal yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak dinsos DIY menjadi Kepala Bidang Perlindungan Dinsos DIY.

Sultan Ingatkan Amanah Jabatan

Dalam sambutannya, Sultan mengatakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama bertugas menjaga arah besar kebijakan sekaligus memastikan organisasi tidak kehilangan orientasi strategisnya.

Adapun Pejabat Administrator bertugas menerjemahkan arah tersebut menjadi gerak organisasi yang terukur, terpadu, dan dapat dilaksanakan. Sementara Pejabat Pengawas berada dekat dengan denyut pelaksanaan, pada ruang tempat kebijakan bertemu langsung dengan kenyataan dan pelayanan bersentuhan dengan kehidupan rakyat.

"Tiga tingkatan, tiga peran, satu amanah yang sama: menjaga agar kewenangan tidak pernah lupa, untuk apa dan untuk siapa ia dititipkan," ujarnya.

Sultan menegaskan sumpah yang diucapkan para pejabat bukanlah kata yang selesai bersama upacara. Menurutnya, sumpah tersebut merupakan ikatan moral antara kehormatan pribadi, kewajiban kepada negara, tanggung jawab kepada rakyat, dan pertanggungjawaban di hadapan Tuhan Yang Maha Mengetahui.

Ia meminta para pejabat menjalankan amanah tersebut dengan kesungguhan hati karena keputusan yang jernih akan menumbuhkan kepercayaan.

"Berhati-hatilah, karena kewenangan yang kehilangan arah moral, akan melahirkan kegelisahan, yang menjauhkan pemerintah dari rakyat yang dilayaninya," lanjutnya.

Eling Soroti Aktivasi Bandara YIA

Setelah menduduki posisi baru sebagai Kepala Dinas Pariwisata DIY, Eling mengatakan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan ke depan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah aktivasi Bandara YIA agar semakin maju.

"Eling Priswanto menyampaikan pada jabatan baru ini kedepan akan banyak yang dilakukan. Dia mengatakan sebagai kita pariwisata banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dirampungkan. Termasuk aktivasi Bandara YIA supaya lebih maju lagi. Kemudian masih ada beberapa pekerjaan rumah lain terkait dengan lamanya tinggal wisatawan di DIY kan perlu kita tingkatkan."

Eling juga membuka peluang untuk merintis penerbangan langsung atau direct flight dengan sejumlah negara yang dinilai berpotensi meramaikan pariwisata DIY.

"Dan tentunya beberapa hal, mungkin sekiranya memungkinkan, besok ke depan kita bisa rintis untuk direct flight dengan beberapa negara-negara yang mungkin sudah berpotensi untuk meramaikan wisata DIY," jelasnya.

Menurut Eling, beberapa negara yang tengah dibahas terkait peluang direct flight tersebut antara lain China dan Thailand. Namun, pembahasan itu masih berada pada tahap kajian dan belum menjadi keputusan final.

"Tapi itu sifatnya kan baru masih kajian ya, belum belum fix. Masih masih kita pelajari, kita diskusikan," lanjutnya.

Atik Akan Evaluasi Kinerja Biro Perekonomian

Di sisi lain, Atik Sudarmi yang kini menjabat Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah DIY mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah berkoordinasi secara internal.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk melihat capaian yang telah dikerjakan pejabat sebelumnya, termasuk pekerjaan yang masih belum tercapai dan perlu diselesaikan hingga Desember 2026.

Untuk 2027, Atik mengatakan program perencanaan sudah berjalan dan anggarannya telah diusulkan. Selanjutnya, ia akan mempelajari capaian-capaian yang menjadi target untuk tahun 2027.

"Yang jelas saya akan koordinasi internal terlebih dahulu untuk melihat bagaimana kondisi untuk kinerja dari Biro Perekonomian," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online