Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Gunung Merapi usai mengalami erupsi pada Selasa (3/3/2020) pagi. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN - Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah kembali mengalami erupsi pada Selasa (3/3/2020) pagi. Merapi mengeluarkan kolom asap setinggi 6 kilometer.
Asap yang membentuk gerumbul, berwarna putih dengan sedikit keabuan itu, terlihat dari sejumlah titik di DIY-Jateng, misalnya Widodomartani, Ngemplak, Sleman; Purwobinangun, Pakem, Sleman; Pakembinangun, Pakem; Sapen, Manisrenggo, Klaten; juga Kemalang, Klaten.
Asap terlihat sejak sekitar pukul 5.20 WIB dan masih melingkupi tubuh gunung Merapi hingga pukul 5.40 WIB. Kini, asap tersebut makin tipis dan memudar perlahan.
Mengutip akun resmi BPPTKG Yogyakarta, asap tersebut merupakan aktivitas erupsi yang dimulai pukul 5.22 WIB. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 450 detik.
"Teramati tinggi kolom erupsi lebih kurang 6.000 meter dari puncak dan arah guguran ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak maksimal 2 Km. Arah angin saat erupsi menuju utara," tulis akun tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.