Bupati Magelang Dorong Optimalisasi PAD Lewat PBB-P2 2026
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Ilustrasi. /Antarafoto- Rahmad
Harianjogja.com, JOGJA-- Sebanyak 3 wilayah DIY yang meliputi Jogja, Sleman, dan Kulonprogo diperkirakan akan diguyur hujan pada Rabu (11/3/2020) siang hari ini hingga Kamis (12/3/2020) dini hari.
Berdasarkan perkiraan cuaca Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, di Jogja dan Sleman, hujan pada siang hari juga berpotensi disertai petir. Adapun pada malam hingga dini hari berpotensi hujan ringan.
Hujan di Bantul diperkirakan terjadi pada siang hingga malam dengan intensitas ringan. Adapun pada dini hari, diperkirakan berawan tebal.
Di Gunungkidul, hujan diperkirakan terjadi pada malam hari dengan intensitas ringan. Pada siang dan dini hari cuaca diperkirakan berawan.
BMKG juga memberikan peringatan dini akan potensi hujan sedang hingga lebat dan angij kencang di Sleman, Kulonprogo utara, Bantul Timur, Gunungkidul dan Kota Jogja pada siang hingga sore hari.
Selain itu, BMKG juga meminta warga waspada gelombang tinggi di perairan selatan DIY yang mencapai 1,5 hingga 2,5 meter. Angin diperkirakan bertiup dari barat ke timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.