40.000 Pengunjung Ditargetkan Datang ke Magelang, UMKM dan Warga Jadi Sasaran
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Ilustrasi. /Antarafoto- Rahmad
Harianjogja.com, JOGJA-- Sebanyak 3 wilayah DIY yang meliputi Jogja, Sleman, dan Kulonprogo diperkirakan akan diguyur hujan pada Rabu (11/3/2020) siang hari ini hingga Kamis (12/3/2020) dini hari.
Berdasarkan perkiraan cuaca Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, di Jogja dan Sleman, hujan pada siang hari juga berpotensi disertai petir. Adapun pada malam hingga dini hari berpotensi hujan ringan.
Hujan di Bantul diperkirakan terjadi pada siang hingga malam dengan intensitas ringan. Adapun pada dini hari, diperkirakan berawan tebal.
Di Gunungkidul, hujan diperkirakan terjadi pada malam hari dengan intensitas ringan. Pada siang dan dini hari cuaca diperkirakan berawan.
BMKG juga memberikan peringatan dini akan potensi hujan sedang hingga lebat dan angij kencang di Sleman, Kulonprogo utara, Bantul Timur, Gunungkidul dan Kota Jogja pada siang hingga sore hari.
Selain itu, BMKG juga meminta warga waspada gelombang tinggi di perairan selatan DIY yang mencapai 1,5 hingga 2,5 meter. Angin diperkirakan bertiup dari barat ke timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Jadwal SIM Keliling Jogja 6 November 2026 berada di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal Satpas, SIM MAMI, Drive Thru, dan syarat perpanjangan SIM.
Kapolri membentuk tim khusus yang dipimpin Kabareskrim untuk mendalami dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi Polri.
ICIFiMS 2026 UIN Sunan Kalijaga menghadirkan akademisi internasional. Kaprodi MKS juga mengingatkan pentingnya data dalam argumentasi mahasiswa.
Bakom RI menanggapi dugaan penyadapan Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh nasional. Pemerintah menegaskan akan melawan tindakan makar.
Indef mengidentifikasi empat penyebab harga beras medium masih di atas HET meski stok Bulog mencapai 4,59 juta ton.