Petani Magelang Tingkatkan Nilai Sawi Lewat Keripik Kraukk
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Ilustrasi. /Antarafoto- Rahmad
Harianjogja.com, JOGJA-- Sebanyak 3 wilayah DIY yang meliputi Jogja, Sleman, dan Kulonprogo diperkirakan akan diguyur hujan pada Rabu (11/3/2020) siang hari ini hingga Kamis (12/3/2020) dini hari.
Berdasarkan perkiraan cuaca Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, di Jogja dan Sleman, hujan pada siang hari juga berpotensi disertai petir. Adapun pada malam hingga dini hari berpotensi hujan ringan.
Hujan di Bantul diperkirakan terjadi pada siang hingga malam dengan intensitas ringan. Adapun pada dini hari, diperkirakan berawan tebal.
Di Gunungkidul, hujan diperkirakan terjadi pada malam hari dengan intensitas ringan. Pada siang dan dini hari cuaca diperkirakan berawan.
BMKG juga memberikan peringatan dini akan potensi hujan sedang hingga lebat dan angij kencang di Sleman, Kulonprogo utara, Bantul Timur, Gunungkidul dan Kota Jogja pada siang hingga sore hari.
Selain itu, BMKG juga meminta warga waspada gelombang tinggi di perairan selatan DIY yang mencapai 1,5 hingga 2,5 meter. Angin diperkirakan bertiup dari barat ke timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 7 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.