IODI Gelar Yogyakarta Open Breaking Dance and Hip Hop Championship

Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) DIY saat berkunjung ke kantor Harian Jogja, Rabu (11/3/2020). - Harian Jogja/Salsabila Annisa Azmi
12 Maret 2020 08:57 WIB Salsabila Annisa Azmi Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Dalam rangka menjaring atlet-atlet berbakat di hip hop dan breakdance, Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) DIY akan menyelenggarakan Yogyakarta Open Breaking Dance and Hip Hop Championship. Acara ini akan diselenggarakan di Sieman City Hall (SCH) pada tanggal 25 Maret 2020.

Ketua IODI DIY, Sasongko Iswandaru mengatakan selain mencari atlet berbakat, ajang ini juga bertujuan untuk mengenalkan lebih jauh tentang breakdance dan hip hop khususnya di Jogja. "Breakdance dan hip hop ini sendiri merupakan nomor pertandingan yang menjadi bagian di dalam organisasi IODI," kata Sasongko saat mengunjungi kantor Harian Jogja, Rabu (11/3/2020).

Memang jenis olahraga ini belum populer seperti olahraga sepakbola atau bulutangkis, namun menurut Sasongko peminatnya sudah banyak. Terlihat dari calon peserta yang juga datang dari luar DIY. Harapannya, calon peserta dari luar DIY dapat bertemu dengan calon peserta asal DIY.

"Kemudian akan kami lakukan pendataan terhadap atlet dancesport. Selama ini memang sudah banyak, hanya pendataannya kurang. Nanti setelah didata akan dilakukan penjaringan atlet asal DIY," kata Sasongko.

Nantinya juga ada beberapa even lain yang akan diselenggarakan oleh IODI DIY seperti kejurda, kejurnas, hingga Piala Raja. Pendaftaran perlombaan kali ini tanpa dipungut biaya. Nomor yang diperlombakan adalah 1v1 Breaking dan 1v1 Open Style, serta hip hop duo. Masing-masing juara nantinya
akan mendapat piagam dan uang pembinaan dari panitia.