Sultan Minta Kegiatan Selasa Wage di Malioboro Ditunda

Paguyuban Bank Sampah DIY memberikan pelatihan singkat kepada para pengunjung Selasa Wagen pedestrian Malioboro, Jogja, Selasa (18/2/2020). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
16 Maret 2020 16:17 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Jogja Sri Sultan HB X meminta warga DIY mengurangi aktivitas di ruang publik menyusul merebaknya wabah virus corona atau covid-19.

Sultan mengatakan sebisa mungkin, masyarakat di DIY harus mengurangi aktivitas di ruang publik atau melibatkan orang banyak. Hal ini adalah salah satu langkah antisipasi yang bisa dilakukan untuk menekan penularan Corona Virus Disease (Covid-19).

Kegiatan atau agenda yang sudah tersusun yang memiliki kriteria menyangkut hal di atas, sebaiknya ditunda atau diganti menjadi bentuk lainnya.

Hal tersebut merupakan inti dari pemaparan yang disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, pada saat menggelar konferensi pers kedua di Bale Kenyo, Kompleks Kepatihan, terkait penanggulangan covid-19 di DIY, Senin (16/3/2020).

“Ada baiknya, kegiatan rutin seperti Selasa Wage mendatang ditunda pelaksanaannya atau dialihkan menjadi bentuk lain seperti kegiatan bersih desa atau lingkungan masing-masing misalnya dengan kegiatan penyemprotan disinfektan di wilayah tertentu,” ujar Sultan, seperti dikutip dari Instagram terkonfirmasi Pemprov DIY @humasjogja, Senin.

Seperti diketahui momentum Selasa Wage kerap dimanfaatkan publik untuk menggelar beragam kegiatan di kawasan Malioboro yang dibebaskan dari kendaraan pada tanggalan Jawa tersebut.