Lokasi SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 dan Syaratnya
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 beserta lokasi Satpas, Syarat perpanjangan SIM A dan SIM C aktif agar tak antre.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Dua pasien positif Corona yang terdata di DIY pada Kamis (19/3/2020) dirawat di RSUD Kota Jogja dan RSUD Panembahan Senopati Bantul.
“PDP [pasien dalam pengawasan] yang sudah tercatat di laporan per sore ini, yang positif [terinfeksi Corona] adalah dua, bagian dari total PDP yang terlapor. Pasien dari RSUD Kota Jogja berusia 60 tahun dan pasien berusia 50 tahun dari RSUD Panembahan Senopati [Bantul],” kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih, Kamis sore.
Hingga hari ini jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 menjadi empat orang.
“Kami sudah melakukan konfirmasi kepada Pusat [Kementerian Kesehatan], tambahan kasus positif DIY per tanggal 19 Maret ada dua orang. Apabila dijumlahkan secara kumulatif dengan yang sudah ada, di DIY ada empat kasus positif,” kata Berty, Kamis (19/3/2020) petang.
Pada Rabu (18/3/2020) kemarin, Pemda DIY menyebut dua pasien positif Corona, yakni pria 58 tahun dan bocah tiga tahun. UGM menyebut pria 58 tahun tersebut adalah Guru Besar UGM Iwan Dwiprahasto. Sementara, dari data di corona.jogjaprov.go.id, pria 58 tahun tersebut berasal dari Ngaglik, Sleman, sedangkan bocah tiga tahun yang positif Corona berasal dari Umbulharjo, Kota Jogja.
Sementara, data berbeda disampaikan oleh Pemerintah Pusat yang menyebut jumlah pasien positif terinfeksi Corona (Covid-19) di DIY kini menjadi lima orang. Secara keseluruhan, di Indonesia terdapat 309 orang yang positif terjangkit Corona hingga Kamis (19/3/2020), 25 di antara mereka meninggal dunia.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto mengatakan kasus positif Covid-19 yang tercatat di Pemerintah Pusat pada hari ini berasal dari Bali (satu kasus), DKI Jakarta (210 kasus ), Banten (27), Jawa Barat (26), Jawa Tengah (12), Jawa Timur (9), DIY (5), Kalimantan Timur (3), Kepulauan Riau (3), Sulawesi Tenggara (3), Kalimantan Barat (2), Sumatera Utara (2), Sulawesi Selatan (2), Riau (2), Sulawesi Utara (1), Lampung (1), dan Bali (1).
Sementara, jumlah pasien yang meninggal dunia berasal dari DKI Jakarta 17 orang, Jawa Tangeh tiga orang, dan Bali, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara, masing-masing satu.
Ia mengatakan pasien Covid-19 yang sembuh semakin meningkat, dari kemarin 11 menjadi 15 orang.
Tingkat kematian akibat Corona di Indonesia sebasar 8%. Yuri mengatakan angka masih tinggi, tetapi dinamis. “Mudah-mudahan tidak ada lagi yang meninggal,” ujar dia.
Mayoritas pasien yang meninggal dunia berusia 45-65 tahun. Namun, ada satu pasien berusia 37 tahun yang meninggal. Sebagian besar pasien yang meninggal memiliki penyakit penyerta sebagian besar diabetes, hipertensi, dan jantung kronis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 beserta lokasi Satpas, Syarat perpanjangan SIM A dan SIM C aktif agar tak antre.
Lima fitur aksesibilitas iPhone seperti Back Tap, AssistiveTouch, Reduce Motion, Sound Recognition, dan Background Sounds bisa membantu penggunaan sehari-hari.
Bahlil Lahadalia menyebut parliamentary threshold ideal berada di angka 5%, meski pembahasan lintas partai belum menghasilkan keputusan final.
Sebanyak 413 siswa, guru, dan karyawan SMKN 2 Jogja mengalami mual hingga diare usai menyantap MBG. Penyebab masih diselidiki.
Menhub Dudy Purwagandhi mengganti Dirjen Hubla Muhammad Masyhud dengan Lollan Panjaitan sebagai bagian dari evaluasi internal Kemenhub.
Tekanan akademik, tuntutan awal karier, hingga proses pencarian jati diri dapat menjadi sumber stres bagi kelompok dewasa muda.