JBBA 2026: Investasi Manusia Jadi Kunci Masa Depan
Klaster pendidikan menjadi salah satu penilaian dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026. Melalui klaster ini, JBBA menegaskan
Anggota Komisi VI DPR F-Nasdem asal DIY, Subardi saat berada di Jogja./Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Badan Musyawarah DPR memutuskan masa reses diperpanjang sampai 30 Maret 2020, atau mundur seminggu dari jadwal sebelumnya pada 23 Maret 2020. Keputusan yang dibahas dalam sidang online antar anggota Bamus 20/3 bertujuan membatasi aktivitas sosial (social distancing) dalam rangka menanggulangi Corona.
Anggota Komisi VI DPR F-Nasdem, Subardi mengatakan perpanjangan masa reses adalah keputusan tepat agar semua pihak bersatu melawan Corona. "Pembatasan aktivitas sosial efektif mematikan penyebaran virus Corona. Hampir semua negara pandemi Corona menerapkan langkah ini," katanya melalui rilis, Sabtu (21/3/2020).
Menurut legislator asal Yogyakarta ini perpanjangan masa reses tidak membuat anggota DPR vakum. Dengan perpanjangan masa reses, anggota DPR memiliki kesempatan lebih lama menggunakan wewenangnya menanggulangi Corona. Banyak pekerjaan yang tetap diemban setiap wakil rakyat utamanya di tiap daerah pemilihan.
"Pada awal reses tanggal 4 maret lalu, saya mengajak Pemkab Sleman bersama jajaran Dinas Kesehatan Meninjau kesiapan RS Sardjito menangani Corona. Hasilnya Sardjito sebagai RS Pemerintah cukup baik. Fasilitasnya bagus dan modern. Tetapi saat itu saya mendorong pelibatan RS Swasta agar bersama-sama melawan Corona. Alhamdulillah kini pemerintah pusat sudah menunjuk banyak RS Swasta sebagai RS rujukan," kata dia.
Subardi menjelaskan pasca-reses kali ini DPR dihadapkan dengan banyak Pekerjaan Rumah. Diantaranya pembahasan sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) termasuk Omnibus Law Cipta Kerja. Namun berdasarkan kesepakatan Bamus, pembukaan masa sidang ketiga pada senin pekan depan bisa saja ditunda jika angka penularan Corona masih tinggi. "Intinya kami ingin situasi ini segera normal karena penanganan Corona adalah tanggung jawab bersama," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klaster pendidikan menjadi salah satu penilaian dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026. Melalui klaster ini, JBBA menegaskan
Komisi III DPR mendesak aparat memburu seluruh aset dan aliran dana Eks Jampidsus FA serta mendukung pembentukan panja pengawasan kasus.
Penghentian jaringan 2G dinilai berpotensi dipercepat usai lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, namun migrasi jutaan pengguna masih jadi tantangan.
DPRD Kulonprogo meminta evaluasi SPMB SD-SMP setelah banyak SDN dan SMPN kekurangan murid. Disdikpora menyiapkan regrouping sekolah.
Sebanyak lebih dari 120 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti Impact Circle 2026, seminar dan workshop pengembangan diri yang diinisiasi oleh AIESEC
UGM memperluas pengembangan padi Gamagora di Madiun dengan Living-Lab dan 300 kg benih untuk meningkatkan produktivitas serta ketahanan pangan.