Reses DPR Diperpanjang, Subardi Ajak Semua Pihak Bersatu Melawan Corona

Anggota Komisi VI DPR F-Nasdem asal DIY, Subardi saat berada di Jogja. - Ist
22 Maret 2020 03:37 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Badan Musyawarah DPR memutuskan masa reses diperpanjang sampai 30 Maret 2020, atau mundur seminggu dari jadwal sebelumnya pada 23 Maret 2020. Keputusan yang dibahas dalam sidang online antar anggota Bamus 20/3 bertujuan membatasi aktivitas sosial (social distancing) dalam rangka menanggulangi Corona.

Anggota Komisi VI DPR F-Nasdem, Subardi mengatakan perpanjangan masa reses adalah keputusan tepat agar semua pihak bersatu melawan Corona. "Pembatasan aktivitas sosial efektif mematikan penyebaran virus Corona. Hampir semua negara pandemi Corona menerapkan langkah ini," katanya melalui rilis, Sabtu (21/3/2020).

Menurut legislator asal Yogyakarta ini perpanjangan masa reses tidak membuat anggota DPR vakum. Dengan perpanjangan masa reses, anggota DPR memiliki kesempatan lebih lama menggunakan wewenangnya menanggulangi Corona. Banyak pekerjaan yang tetap diemban setiap wakil rakyat utamanya di tiap daerah pemilihan.

"Pada awal reses tanggal 4 maret lalu, saya mengajak Pemkab Sleman bersama jajaran Dinas Kesehatan Meninjau kesiapan RS Sardjito menangani Corona. Hasilnya Sardjito sebagai RS Pemerintah cukup baik. Fasilitasnya bagus dan modern. Tetapi saat itu saya mendorong pelibatan RS Swasta agar bersama-sama melawan Corona. Alhamdulillah kini pemerintah pusat sudah menunjuk banyak RS Swasta sebagai RS rujukan," kata dia.

Subardi menjelaskan pasca-reses kali ini DPR dihadapkan dengan banyak Pekerjaan Rumah. Diantaranya pembahasan sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) termasuk Omnibus Law Cipta Kerja. Namun berdasarkan kesepakatan Bamus, pembukaan masa sidang ketiga pada senin pekan depan bisa saja ditunda jika angka penularan Corona masih tinggi. "Intinya kami ingin situasi ini segera normal karena penanganan Corona adalah tanggung jawab bersama," pungkasnya.