Kajari Bantul Dinyatakan Positif Covid-19, Kondisi Kesehatannya Kini Sudah Membaik

Sekda Bantul Helmi Jamharis (kiri) dan Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo saat menyampaikan kondisi terkini soal Covid 19 di kantor Dinas Kesehatan setempat, Selasa (24/3/2020). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
24 Maret 2020 14:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Pejabat publik di Bantul yang dinyatakan positif terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) adalah Kepala Kejaksaan Negeri Bantul, Zuhandi.

Kepastian identitas positif Covid-19 itu disampaikan oleh Kepela Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo setelah mendapat persetujuan langsung dari pasien tersebut.

“Saya akan menyampaikan bahwa kondisi beliau sehat dan beliau menyampaikan amanah kepada kami untuk bisa diekspos bahwa beliau sehat. Yang positif [Covid-19] benar beliau Bapak Zuhandi, SH, MH Kajari Bantul dan hari ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul,” kata Agus, dalam jumpa pers di kantor Dinas Kesehatan, Selasa (24/3/2020).

Agus menyatakan kondisi Zuhandi saat ini semakin membaik, “Hari ini akan dilakukan tes swab lagi apakah sudah ada perubahan status infeksi Covid-19. Tapi kondisi baik sudah tidak ada batuk,” ujar Agus.

Zuhandi diketahui masuk RS UII Pandak Bantul pada 6 Maret 2010 dengan keluhan demam, sesak napas dan batuk. Pada 11 Maret Zuhandi merasa sudah membaik dan dinyatakan boleh pulang.

Pada 16 Maret Zuhandi masuk kantor dalam kondisi masih batuk dan atas saran koleganya di Kejari Bantul, Zuhandi di bawa ke RSUD Panembahan Senopati Bantul.

Di RSUD panembahan Senopati Bantul kondisi yang dialami Zuhandi mengarah ke Covid-19 dan dinyatakan positif Covid-19.

Adapun berdasarkan data di corona.jogjaprov.go.id, di DIY hingga Senin (23/3/2020) sore terdapat lima orang positif Covid-19, 596 orang dalam pemantauan (ODP), 81 pasien dalam pemantauan (PDP). Pasien sembuh sejumlah satu orang.